Washington (ANTARA) - Perusahaan kecerdasan buatan (AI) asal Amerika Serikat, OpenAI, sedang mengembangkan perangkat rumah tangga berbasis AI yang akan mulai dijual pada 2027 dengan harga lebih dari $300 (sekitar Rp5,3 juta).
Menurut laporan Bloomberg dengan mengutip sumber, perangkat tersebut merupakan pengeras suara (speaker) pintar tanpa layar, yang dilengkapi dengan elemen bergerak untuk memberikan kesan karakteristik pengguna.
Pengeras suara itu berbentuk donat dengan ukuran kira-kira sebesar keping hoki, kata sumber tersebut.
Ukurannya yang ringkas akan memungkinkan pengguna untuk membawanya berkeliling rumah hanya dengan menggunakan satu tangan.
Menurut sumber-sumber tersebut, OpenAI akan memposisikan produk ini sebagai perangkat AI yang dirancang untuk membantu pengguna dalam menjalankan tugas sehari-hari.
Desain perangkat yang unik itu diharapkan dapat membuatnya menonjol di antara speaker pintar lain yang sudah ada, di mana saat ini didominasi oleh Amazon dan Google.
OpenAI merupakan pengembang chatbot ChatGPT, yang meraih popularitas luas setelah diluncurkan pada akhir November 2022, dan berhasil mencapai satu juta pengguna pertamanya dalam waktu kurang dari sepekan.
Miliarder Amerika Elon Musk pernah menjadi salah satu pendiri OpenAI pada 2015, yang kemudian dia memutuskan hubungan dengan perusahaan rintisan tersebut.
Sumber: Sputnik
Baca juga: Florida gugat OpenAI, Sam Altman atas dugaan ancaman keselamatan anak
Baca juga: Qwen milik Alibaba jadi model AI open source terpopuler di dunia
Penerjemah: Fransiska Ninditya
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.