Jakarta (ANTARA) - Direktorat Tindak Pidana Narkoba (Dittipidnarkoba) Bareskrim Polri membongkar dugaan peredaran narkoba di tempat hiburan malam (THM) Five Stars, Denpasar, Bali, oleh pihak manajemen THM tersebut.
Direktur Tindak Pidana Narkoba (Dirtipidnarkoba) Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso mengatakan pengungkapan itu berlangsung pada Jumat dini hari sekitar pukul 00.40 WITA oleh tim gabungan Subdit IV dan Satgas NIC Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
“Petugas tim gabungan mengamankan 53 orang dalam operasi tersebut yang berstatus sebagai tersangka dan saksi,” kata Eko di Jakarta, Jumat.
Selain itu, tim gabungan juga menyita sejumlah barang bukti narkoba dari berbagai jenis.
Terkait kasus maupun kronologi pengungkapan, Eko mengatakan bahwa detail informasi akan disampaikan setelah pemeriksaan selesai.
“Informasi lebih lanjut akan disampaikan setelah pemeriksaan terhadap para tersangka dan saksi selesai dilaksanakan,” ucapnya.
Baca juga: Bareskrim Polri bongkar peredaran narkoba di THM Bali
Selama tahun 2026, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri telah membongkar kasus peredaran narkoba di beberapa THM.
Pada bulan Maret 2026, Dittipidnarkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus dugaan peredaran gelap narkoba di THM bernama White Rabbit, Jakarta Selatan.
Kemudian, pada bulan April 2026, tim juga membongkar peredaran gelap narkoba jenis ekstasi di THM bernama N CO Living by NIX di Kabupaten Badung, Bali.
Berikutnya, pada Mei 2026, tim menggerebek THM bernama New Zone di Medan, Sumatera Utara, atas dugaan peredaran narkoba.
Baca juga: Bareskrim ungkap Whip Pink juga dijual di tempat hiburan malam
Baca juga: Bareskrim bongkar dugaan peredaran narkoba di New Zone Medan
Baca juga: Polri bongkar kasus peredaran ekstasi di tempat hiburan malam di Bali
Pewarta: Nadia Putri Rahmani
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.