Jakarta (ANTARA) - Forum Koordinasi Pimpinan Kota (Forkopimko) Jakarta Pusat dan masyarakat mendeklarasikan komitmen memberantas peredaran tramadol ilegal di Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat.

Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengatakan deklarasi tersebut menjadi bentuk komitmen bersama untuk melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari penyalahgunaan obat keras yang diedarkan secara ilegal.

"Ini merupakan bentuk sikap dan pernyataan perang kita terhadap peredaran tramadol ilegal," kata Arifin saat deklarasi di Lapangan Futsal Jalan Jati Pinggir, Petamburan, Jakarta Pusat.

Ia mengatakan, tramadol merupakan obat keras yang digunakan untuk kepentingan medis dalam meredakan nyeri, namun dapat membahayakan apabila disalahgunakan atau diedarkan tanpa resep dokter.

Arifin menyebut peredaran tramadol ilegal banyak menyasar anak usia sekolah hingga pemuda sehingga diperlukan keterlibatan seluruh unsur masyarakat untuk mencegah penyalahgunaannya.

Baca juga: Polisi targetkan peredaran tramadol di Tanah Abang turun dalam sebulan

"Para pelaku kejahatan ini dengan sengaja menyasar anak-anak kita, anak-anak usia SMP, SMA, dan para pemuda produktif. Mereka menghancurkan fondasi bangsa dari tingkat paling dasar," ujarnya.

Arifin menegaskan deklarasi tersebut menjadi awal penguatan sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, TNI, Polri, BIN daerah, organisasi kemasyarakatan, organisasi kepemudaan, organisasi keagamaan, dan warga dalam upaya pemberantasan tramadol ilegal.

Ia mengatakan operasi penindakan akan dilakukan secara rutin dan terkoordinasi agar peredaran obat keras ilegal dapat ditekan.

Arifin juga mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan dugaan peredaran tramadol ilegal di lingkungan masing-masing agar upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif.

"Kita akan lakukan kegiatan operasi secara rutin, dilakukan tanpa perlu harus ada jadwal-jadwal tertentu yang bisa saja jadwal itu bisa bocor ke mana-mana, tetapi harus terkoordinasi oleh jajaran Forkopimko," katanya.

Baca juga: Wali Kota Jakpus gencarkan kampanye cegah peredaran tramadol

Baca juga: Polda Metro Jaya selidiki informasi distribusi tramadol di Jakpus

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.