...Ini merupakan satu kesempatan yang sangat baik karena ada niatan dari semua pemangku kepentingan di Papua untuk berkumpul bersama membahas masa depan Papua yang lebih berkelanjutan
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) menyatakan dukungan terhadap penyelenggaraan Papeda Summit 2026 yang akan digelar di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada 2–4 September mendatang sebagai forum kolaborasi untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
Dukungan tersebut disampaikan Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Alam, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas Leonardo Adypurnama alias Teguh Sambodo saat menerima audiensi Ketua Bersama I Papeda Summit 2026 Julian Kelly Kambu beserta jajaran panitia di Jakarta. Leonardo dijadwalkan menjadi salah satu pembicara dalam forum tersebut bersama Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy.
“Ini merupakan satu kesempatan yang sangat baik karena ada niatan dari semua pemangku kepentingan di Papua untuk berkumpul bersama membahas mengenai masa depan Papua yang lebih berkelanjutan," kata Leonardo dalam keterangannya pada Jumat.
Menurut dia, tema “Collective Action for Development Economy and Sustainable Nature" yang diangkat dalam Papeda Summit 2026 relevan dengan arah pembangunan Papua, terutama setelah pemerintah menetapkan Rencana Induk Percepatan Pembangunan Papua serta berbagai inisiatif untuk menjadikan Papua sebagai lumbung pangan, energi, dan air.
Baca juga: Papua Barat Daya matangkan persiapan Papeda Summit 2026
Leonardo menilai pembangunan berkelanjutan harus menempatkan masyarakat sebagai penerima manfaat utama sekaligus pelaku pembangunan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat adat, akademisi, dunia usaha, UMKM, media, dan organisasi masyarakat sipil menjadi elemen penting dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif di Papua. Ia juga mengapresiasi susunan agenda Papeda Summit yang dinilai mencerminkan semangat gotong royong berbagai pemangku kepentingan di Papua.
Sementara itu, Ketua Bersama I Papeda Summit 2026 Julian Kelly Kambu mengatakan audiensi dengan Bappenas bertujuan melaporkan perkembangan persiapan penyelenggaraan forum sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat. Menurut dia, Papeda Summit diharapkan menjadi ruang dialog bagi berbagai pemangku kepentingan untuk merumuskan rekomendasi kebijakan pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
“Kami ingin menghasilkan rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi role model dalam mendesain kebijakan, rencana, dan program pembangunan di seluruh Tanah Papua," ujar Kelly.
Ia menambahkan panitia terus berkoordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga dalam mempersiapkan penyelenggaraan Papeda Summit 2026. Hingga saat ini sekitar 60 pembicara telah menyatakan kesediaannya untuk berpartisipasi dalam forum tersebut.
Papeda Summit 2026 akan mempertemukan pemerintah pusat dan daerah, masyarakat adat, akademisi, organisasi masyarakat sipil, dunia usaha, media, serta mitra pembangunan untuk membahas isu ekonomi hijau, perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan pembangunan berkelanjutan di Tanah Papua.
Baca juga: Wamen PPN menegaskan komitmen percepatan pembangunan Papua
Baca juga: KEPP OKP paparkan delapan platform pembangunan Papua
Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Bernadus Tokan
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.