Sydney (ANTARA) - Kekurangan staf layanan penerbangan dilaporkan menyebabkan penundaan penerbangan secara luas dan sejumlah pembatalan penerbangan di Bandar Udara (Bandara) Sydney pada Jumat (7/8).

Qantas melaporkan bahwa lebih dari 50 penerbangan domestik dan internasional yang berangkat dari Bandara Sydney mengalami penundaan hingga 90 menit pada Jumat, sementara empat penerbangan domestik dibatalkan.

Jetstar, maskapai berbiaya rendah milik Qantas Group, melaporkan adanya tambahan 25 penerbangan yang tertunda, sementara Virgin Australia menyatakan sebanyak 20 penerbangan mengalami penundaan.

Surat kabar Sydney, The Daily Telegraph, melaporkan bahwa penundaan tersebut disebabkan oleh kekurangan staf.

Stephen Beckett, kepala eksekutif organisasi industri terkemuka Airlines for Australia and New Zealand, mengatakan kepada The Daily Telegraph bahwa penundaan tersebut berdampak sangat buruk terhadap jaringan penerbangan nasional.

Seorang juru bicara (jubir) Airservices Australia mengatakan bahwa langkah-langkah pengelolaan arus lalu lintas udara diimplementasikan di Bandara Sydney akibat pembatasan operasional.

"Para pengendali lalu lintas udara Airservices sangat bangga dan berdedikasi dalam menjalankan peran yang penuh tantangan dan sangat penting bagi keselamatan," ungkap jubir tersebut dalam sebuah pernyataan.


Pewarta: Xinhua
Editor: Hanni Sofia
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.