Jakarta (ANTARA) - OpenAI dikabarkan memasarkan produk teknologi berupa perangkat keras speaker atau pengeras suara pintar mulai dengan penawaran 300-400 dolar AS (sekitar Rp5,3-Rp7,1 jutaan).

Kabar ini mencuat di tengah upaya perusahaan kecerdasan artifisial (AI) itu masuk ke pasar teknologi hardware atau perangkat keras.

Dilaporkan oleh Engadget, Kamis (6/8) waktu setempat, kabar ini pertama kali diungkap oleh Mark Gurman dari Bloomberg yang biasanya membawa bocoran-bocoran mengenai teknologi Apple kini mulai membocorkan informasi mengenai produk OpenAI.

Menurut sumber internal, Gurman, speaker yang dikembangkan OpenAI itu akan memiliki desain berbentuk cincin dengan ukuran seperti keping hoki atau memiliki diameter sekitar 7 centimeter.

Kabarnya produk itu bakal memiliki komponen yang bergerak sendiri dan sepertinya dimaksudkan agar produknya terlihat imersif dan menarik.

Baca juga: ChatGPT hapus batas percakapan teks untuk semua pengguna

Meskipun dikembangkan sebagai perangkat keras perdana yang kemungkinan akan berguna juga untuk mengatur sistem rumah pintar, namun OpenAI tidak akan membekalinya dengan layar dan justru hanya menyematkan sistem kamera dan sensor untuk memantau lingkungan sekitar.

Upaya OpenAI mewujudkan perangkat keras-nya sendiri terbilang tak main-main. Perusahaan mengeluarkan 6,5 miliar dolar AS (sekitar Rp115,6 triliun) untuk mengakuisisi perusahaan rintisan startup io yang dipimpin Jony Ive.

Jika kabar mengenai harga speaker pintar dari OpenAI itu benar, maka sebenarnya harga itu terbilang cukup tinggi mengingat kompetitor bahkan yang menawarkan pengalaman kelas atas tidak menawarkan harga setinggi itu.

Besar kemungkinan apabila harga tersebut dipertahankan, maka perangkat keras ini hanya berpotensi menjadi eksperimen mahal yang pada akhirnya gagal karena konsumen mungkin tidak bersedia membeli dengan harga yang tinggi.

Perusahaan masih memiliki banyak kesempatan untuk mengukur reaksi pasar terhadap harga produknya sebelum peluncuran di 2027.

Baca juga: OpenAI akan rilis "speaker donat" pintar pada 2027

Baca juga: Apple menduga banyak mantan karyawan bocorkan data rahasia ke OpenAI

Baca juga: OpenAI luncurkan perangkat keras pertama Codex Micro

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.