Moskow (ANTARA) - Seorang peretas anonim Rusia mengeklaim telah memperoleh bukti tertulis keterlibatan langsung Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) terhadap sejumlah serangan di wilayah Rusia, demikian dilaporkan kantor berita TASS, Jumat (7/8) waktu setempat.

Materi tersebut diduga berkaitan dengan serangan Angkatan Bersenjata Ukraina terhadap pangkalan minyak Rusia di Leningrad dan Kaliningrad, pada Juli lalu.

Seorang peretas anonim mengatakan kepada TASS bahwa bukti tertulis yang diperoleh itu menunjukkan Bart De Wachter, seorang spesialis perang hibrida yang berafiliasi dengan intelijen NATO, telah memberikan informasi intelijen kepada Dinas Keamanan Ukraina (SBU) yang memuat koordinat pangkalan minyak di dua wilayah Rusia, serta koordinat kapal tanker Gazprom yang mengangkut gas alam cair.

Menurut dokumen tersebut, De Wachter mengusulkan diadakannya pertemuan daring dengan perwakilan Pusat Kerja Sama Internasional SBU serta menyarankan agar atasan bidang intelijennya turut hadir. Menanggapi hal itu, pihak Ukraina mengusulkan untuk melibatkan pakar SBU, Mikhail Marchenko, dalam komunikasi tersebut.

TASS juga mengutip pernyataan peretas itu yang menyebut negara-negara Eropa telah mengatur agar para pakar perang hibrida dan informasi dapat terlibat dalam serangan terhadap Rusia, sementara Ukraina hanya dijadikan sebagai alat.

Penerjemah: Xinhua
Editor: Gilang Galiartha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.