Moskow (ANTARA) - Jumlah kasus perampokan, khususnya pembobolan properti di Prancis pada Juli 2026 meningkat sekitar 1.500 kasus dibandingkan dengan periode yang sama pada Juli 2025, demikian dilaporkan stasiun televisi BFMTV pada Jumat, mengutip data Kementerian Dalam Negeri Prancis.

BFMTV melaporkan bahwa pada Juli 2026, kepolisian dan gendarmerie mencatat 1.519 kasus pembobolan lebih banyak dibandingkan Juli 2025.

Gendarmerie adalah pasukan militer atau paramiliter yang bertugas menegakkan hukum dan menjaga keamanan di tengah penduduk sipil. Meski menjalankan fungsi kepolisian sehari-hari, anggota lembaga ini berstatus sebagai bagian dari angkatan bersenjata

Jumlah pembobolan rumah tinggal dan properti komersial mencapai 27.648 kasus pada bulan lalu. Angka tersebut menunjukkan peningkatan 5,8 persen dibandingkan Juli 2025, menurut laporan tersebut.

Namun, pembobolan rumah tinggal mengalami peningkatan yang lebih besar. Menurut Kementerian Dalam Negeri Prancis, jumlah kasus tersebut naik 7,7 persen secara tahunan menjadi 18.665 kasus.

Kementerian menambahkan bahwa jumlah pembobolan rumah tinggal pada Juli hampir setiap tahun terus meningkat sejak 2021.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA

Baca juga: Prancis laporkan kebocoran data 1,2 juta rekening bank usai diretas

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Primayanti
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.