Melalui pelayanan yang berkualitas, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal
Lombok Tengah (ANTARA) - InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) melaksanakan pelatihan bagi warga desa wisata di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) untuk memperkuat standar layanan berkualitas hospitality menjelang ajang MotoGP Indonesia 2026 di Sirkuit Mandalika.
"Kegiatan ini bentuk komitmen kami dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) pariwisata," kata General Manager The Mandalika Pari WIjaya saat membuka kegiatan pelatihan di Desa Wisata Hijau Bilebante di Lombok Tengah, Minggu.
Ia mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 sekaligus upaya mempersiapkan masyarakat sebagai tuan rumah yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
"Kegiatan ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi peserta dalam memberikan pelayanan yang profesional dan berorientasi pada pengalaman wisatawan," katanya.
Ia mengatakan kurikulum pelatihan mencakup keramahtamahan, komunikasi yang baik, sadar wisata, serta pelayanan sepenuh hati kepada wisatawan.
Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan individu, tetapi juga bertujuan membangun budaya pelayanan yang mampu menciptakan pengalaman wisata yang berkesan.
"Melalui pelayanan yang berkualitas, masyarakat diharapkan dapat meningkatkan daya saing destinasi sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pariwisata lokal," katanya.
Baca juga: LKBN ANTARA berkomitmen bantu penguatan promosi Mandalika
Baca juga: ITDC Nusa Dua ungkap ajang lari Urban Fun Run ilegal
Ia mengatakan pentingnya kesiapan masyarakat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada wisatawan.
"Pengembangan destinasi yang berkelanjutan harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusianya," katanya.
Melalui InJourney Hospitality House, pihaknya membangun budaya hospitality yang kuat di tengah masyarakat sehingga setiap interaksi dengan wisatawan mampu menghadirkan pengalaman yang positif, berkesan dan mendorong mereka untuk kembali berkunjung.
"Pelayanan yang berkualitas akan memperkuat daya saing destinasi sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal," ujarnya.
InJourney Hospitality House Batch I Tahun 2026 diikuti oleh 53 peserta yang berasal dari Desa Wisata Hijau Bilebante dengan latar belakang yang beragam, mulai dari pemandu wisata, pemilik homestay, pengelola destinasi wisata, pelaku UMKM, penjahit, terapis spa, mahasiswa, ibu rumah tangga, hingga wiraswasta.
"Keragaman peserta ini mencerminkan upaya membangun kualitas pelayanan pada seluruh ekosistem pariwisata desa," katanya.
Baca juga: ITDC perkuat promosi kuliner khas Lombok
Baca juga: Okupansi hotel di KEK pariwisata The Mandalika tembus 100 persen
Pewarta: Akhyar Rosidi
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.