Kita buat satgas, bersama Pak Sekjen kita buat satgas inovasi pendanaan taman nasional kita. Banyak ide-ide di situ, salah satunya ada blended finance dengan mengajak pihak swasta untuk ecotourism

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Kehutanan (Kemenhut) menegaskan pembentukan satuan tugas khusus (Satgas) Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik untuk misi konservasi dan kelestarian ekosistem, bukan semata komersialisasi dalam konteks merusak.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni dalam peringatan Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN) 2026 di Taman Wisata Alam Angke, Jakarta, Senin, mengatakan satgas ini bekerja merumuskan skema inovasi pendanaan yang berkelanjutan dalam memperkuat tata kelola dan restorasi kawasan taman nasional di seluruh Indonesia.

Kebijakan ini dinilai penting oleh pemerintah sebagai langkah terobosan untuk keluar dari pendekatan konvensional dan mengatasi tantangan besarnya kebutuhan anggaran dalam pemeliharaan kawasan hutan dan konservasi di negara kepulauan Indonesia.

"Kita buat satgas, bersama Pak Sekjen kita buat satgas inovasi pendanaan taman nasional kita. Banyak ide-ide di situ, salah satunya ada blended finance dengan mengajak pihak swasta untuk ecotourism," kata Menhut Raja Juli.

Menhut menekankan pelibatan pihak swasta melalui pembiayaan campuran atau blended finance dan pengembangan ekowisata bukan bentuk komersialisasi yang konteksnya merusak sebagaimana ketakutan publik belakangan, melainkan upaya kreatif menggalang dukungan finansial demi pemulihan ekosistem.

"Kadang-kadang disalahartikan bahwa kita sedang mengeksploitasi taman nasional atau komersialisasi. Saya katakan ini ecological before tourism, intinya adalah untuk ekologi, untuk alam, dan restorasi tadi," ujar Menhut Raja Juli.

Pemerintah membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi semua pihak, termasuk sektor swasta dan mitra pembangunan, yang memiliki kapasitas serta niat baik untuk bersama-sama merawat dan memulihkan ekosistem taman nasional.

Saat ini terdapat 13 taman nasional yang menjadi proyek percontohan pendanaan inovatif yang dilakukan oleh Satgas Inovasi Pembiayaan Taman Nasional dan Konservasi Spesies Ikonik. Tiga diantaranya adalah Taman Nasional Gunung Leuser di Aceh, Taman Nasional Ujung Kulon di Banten, dan Taman Nasional Way Kambas di Lampung.

"Saya berkali-kali mengutip pernyataan Einstein dulu itu ya, definisi kegilaan itu adalah kalau kita mengerjakan sesuatu yang sama berulang-ulang tetapi berharap akan ada hasil yang berbeda. Itulah yang disebut sebagai insanity ya, kegilaan. Artinya kita harus berpikir ulang bagaimana cara-cara lain," kata Menhut Raja Juli Antoni.

Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.