Jakarta (ANTARA) - Pelatih Persib Bandung Igor Tolic menilai kehadiran bek anyar Danijel Loncar menambah opsi di lini belakang tim asuhannya untuk mengarungi kompetisi musim 2026/2027.

Dikutip dari laman resmi klub, Senin, Tolic menilai kedalaman skuad menjadi salah satu faktor penting yang perlu diperhatikan Persib Bandung karena akan bertarung pada empat kompetisi.

"Soal Loncar, dia ada di sini untuk memperkuat lini pertahanan kami. Jadi, kami punya banyak opsi di posisi bek tengah karena banyaknya pertandingan beruntun di musim ini," jelas Tolic.

Baca juga: Persib Bandung datangkan bek asal Kroasia Danijel Loncar

Pada musim 2026/2027, Persib Bandung dihadapkan dengan jadwal padat karena harus bersaing di BRI Super League, I.League Cup, Shopee Cup hingga AFC Champions League Two.

Tolic menjelaskan kehadiran Loncar membuat persaingan sekaligus pilihan di posisi bek tengah Persib Bandung semakin beragam karena kini telah memiliki Patricio Matricardi, Julio Cesar, Kakang Rudianto, Faris Abdul Hafidz, Al Hamra Hehanussa, Dion Markx dan Gabriel Mutombo.

Beragamnya pilihan di lini belakang membuat pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut memiliki keleluasaan dalam menentukan komposisi pertahanan sesuai kebutuhan pertandingan.

Baca juga: Persib Bandung lanjutkan persiapan di Bali

Selain itu, rotasi pemain juga menjadi penting mengingat Persib Bandung akan menjalani musim dengan agenda yang cukup padat di level domestik maupun internasional.

Persib Bandung mengumumkan kedatangan Danijel Loncar sebagai pemain asing ke-12 yang mereka miliki sejauh ini dan mendapatkan kontrak berdurasi dua tahun bersama Pangeran Biru.

Sebelum memutuskan berlabuh ke Persib Bandung, pemain berusia 29 tahun tersebut selama 2,5 musim membela klub kasta tertinggi Liga Polandia Pogon Szczecin.

Baca juga: Persib gagal juara Piala Presiden, Adam Alis tidak kecewa sama sekali

Pewarta: Aldi Sultan
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.