Jakarta (ANTARA) - Kisah masa lalu aktris Hesti Putri yang ternyata merupakan mantan anggota pasukan pengibar bendera pusaka di Bontang, Kalimantan Timur, pada perayaan 50 Tahun Indonesia Merdeka tahun 1995 silam kini terungkap ke publik untuk pertama kalinya.

Informasi tersebut diungkapkan langsung oleh Hesti selama membahas motivasi putrinya, Latisha Eunike, untuk menjadi anggota Paskibraka hingga menembus perwakilan tingkat Provinsi Banten pada 2022.

"Kalau aku kan dulu masih di Kalimantan, di Bontang, aku Paskibra pas 50 tahun Indonesia Merdeka. Jadi, makanya begitu aku punya anak masuk SMA, dia ditawari ikut, 'Bun, aku diajakin ikut.' 'Enggak apa-apa Kak, ikut aja, daftar'," kata Hesti selama kunjungan para pemeran film layar lebar "Bisikan Desa Gringsing" di ANTARA Heritage Center, Pasar Baru, Jakarta, Senin.

Baca juga: Ismi Ulfaida, siswi Sekolah Rakyat pertama di barisan Paskibraka

Dukungan Hesti terhadap sang putri bermula saat Latisha mendapatkan tawaran bergabung dari sekolahnya di SMA Lab School beberapa tahun lalu.

Melalui proses seleksi ketat, Latisha mengikuti jejak sang ibu dengan lolos sebagai perwakilan dari Kota Tangerang Selatan (Tangsel) hingga ke tingkat Provinsi Banten, sementara salah satu rekan sekolahnya berhasil melaju ke tingkat nasional. Selama masa pelatihan, Latisha mendapatkan kesempatan berharga untuk berbaur dengan remaja dari berbagai latar belakang instansi pendidikan.

"Dia merasakan kok ininya beda banget, maksudnya pengalaman itu banyak banget, seru banget ya, kenal dari, iya benar, kenal dari berbagai kalangan sekolah yang berbeda, ada anak negeri, ada anak swasta, ada anak sekolah boarding, tapi bisa ngeblend jadi satu," tutur Hesti menceritakan pengalaman yang didapat putrinya.

Baca juga: Pengukuhan Paskibraka di Istana dijadwalkan 15 Agustus

Menurut Hesti, semua bentukan karakter positif selama menjadi anggota Paskibraka kini menjadi modal penting bagi sang anak yang tengah menempuh pendidikan di luar negeri.

"Terus dapat pelajaran tentang jiwa nasionalismenya, gimana seperti apa? Jadi itu pengaruh nanti ketika dia hidup mandiri, karena sekarang dia udah kuliah di Jepang, hidup mandiri, kepakai semua," ucapnya.

Film "Bisikan Desa Gringsing" garapan sutradara Ivander Tedjasukmana ini diproduksi oleh Mandela Pictures bersama Oceanus Media Global dan Legacy Pictures dijadwalkan untuk dirilis di bioskop di Indonesia pada 24 September 2026.

Film tersebut dibintangi oleh deretan nama, termasuk Aghniny Haque berperan sebagai Hesti, Fatmah Nahdi sebagai Fatimah, serta Hesti Putri sebagai Melati.

Baca juga: BPIP tekankan pembentukan karakter dalam pendidikan Paskibraka

Baca juga: BPIP bekali Paskibraka HUT Ke-81 RI untuk jadi pemimpin bangsa

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.