Jakarta (ANTARA) - Ketua DPD RI Sultan B. Najamudin mengatakan Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI pada 14 Agustus 2026, merupakan momentum untuk menghubungkan suara daerah dengan agenda nasional.
Forum ketatanegaraan tersebut, kata dia, perlu jadi kesempatan memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam memastikan pembangunan menjangkau seluruh daerah. Menurut dia, keberhasilan pembangunan nasional hanya dapat dicapai jika daerah berkembang secara merata dan memperoleh ruang yang setara dalam proses pembangunan.
"Momentum ini menegaskan bahwa wajah parlemen Indonesia terdiri atas dua representasi, yaitu DPR RI sebagai representasi politik dan DPD RI sebagai representasi kewilayahan. Keduanya saling melengkapi," kata Sultan dalam keterangan di Jakarta, Senin.
Menurut dia, DPD RI pada 2026 ini memperoleh kehormatan sebagai tuan rumah sidang tahunan tersebut. Dia menjelaskan DPD RI merupakan pilar parlemen Indonesia yang memiliki mandat konstitusional untuk membawa kepentingan daerah ke tingkat nasional.
Sultan menyampaikan seluruh aspirasi yang dihimpun anggota DPD RI melalui kunjungan kerja, pengawasan, dan reses di 38 provinsi tidak berhenti sebagai laporan, tetapi diolah menjadi rekomendasi kebijakan yang dibahas bersama alat kelengkapan DPD RI dan kementerian terkait.
Aspirasi tersebut, kata dia, juga menjadi bagian dari substansi yang dibawa DPD RI dalam Sidang Tahunan sebagai representasi suara masyarakat daerah di hadapan Presiden dan seluruh unsur parlemen.
Selain membawa aspirasi daerah, Sultan memastikan DPD RI terus menjalankan fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan nasional. Berbagai program prioritas pemerintah saat ini, kata dia, telah menunjukkan perhatian yang semakin besar terhadap daerah, baik melalui pelaksanaan program maupun dukungan anggaran.
"Banyak program pemerintah yang muaranya adalah daerah. Banyak aspirasi yang kita sampaikan ke kementerian yang ditindaklanjuti dengan baik, dan ini menunjukkan kerja pembangunan semakin efektif," ucapnya.
Dia pun memastikan seluruh persiapan agenda tahunan itu sejauh ini telah berjalan sesuai rencana melalui koordinasi yang intensif antara Sekretariat Jenderal MPR RI, DPR RI, DPD RI, Sekretariat Negara, Paspampres serta seluruh pihak terkait.
"Kami berharap Sidang Tahunan menjadi momentum untuk memperkuat semangat kebangsaan sekaligus memastikan seluruh agenda pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat Indonesia," ujar Sultan.
Baca juga: Pimpinan DPD RI kunjungi kediaman JK sampaikan undangan sidang tahunan
Baca juga: MPR: Sidang tahunan digelar 14 Agustus, undang presiden terdahulu
Baca juga: MPR ungkap Sidang Tahunan digelar 14 Agustus dan dimulai lebih pagi
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Benardy Ferdiansyah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.