Jakarta (ANTARA) - Duta Besar Uni Emirat Arab (UEA) untuk Indonesia Abdulla Salem Al Dhaheri mengatakan, operasi katarak bukan hanya layanan kesehatan, melainkan langkah untuk membantu masyarakat kembali produktif dan mandiri.
Abdulla mengatakan di Jakarta, Senin, bahwa manfaat operasi katarak jauh melampaui pemulihan penglihatan. Setelah kembali dapat melihat dengan baik, seseorang memiliki kesempatan lebih besar untuk belajar, bekerja, dan meningkatkan taraf hidupnya.
"Kami ingin memberdayakan masyarakat yang membutuhkan agar mereka memiliki kesempatan untuk hidup lebih mandiri," ujarnya terkait operasi katarak gratis yang digelar Kementerian Kesehatan bersama Noor Dubai Foundation di Rumah Sakit Khusus Mata (RSKM) Purwokerto.
Selain memberikan layanan kepada pasien, katanya, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai sarana peningkatan kapasitas tenaga kesehatan Indonesia. Sekitar 10 hingga 12 dokter residen mendapat kesempatan belajar langsung bersama dokter spesialis senior selama pelaksanaan operasi.
Abdulla pun menyampaikan harapannya agar kerja sama Indonesia dan UEA di bidang kesehatan tidak berhenti pada kegiatan kali ini. Dia optimistis kedua negara dapat terus menghadirkan program-program kemanusiaan yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Senada, Chief Executive Officer Noor Dubai Foundation Manal Taryam mengatakan pihaknya mengapresiasi dukungan Pemerintah Indonesia dan Kedutaan Besar UEA sehingga kerja sama kemanusiaan tersebut dapat terlaksana.
Dia berharap kolaborasi itu terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat Indonesia yang memperoleh akses terhadap layanan kesehatan mata.
"Ini sangat penting bagi kami untuk menjalin kerja sama ini. Ini menambahkan nilai kepada pekerjaan kami dan ini juga membantu kami untuk melayani sebanyak mungkin orang," kata Manal.
Kemitraan berkelanjutan antara Kementerian Kesehatan RI dan Noor Dubai Foundation ini telah dirintis sejak tahun 2025 melalui dukungan dana hibah senilai 294.222 Dirham.
Kerja sama strategis ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam menyasar warga di wilayah yang sulit menjangkau fasilitas medis, di mana sebelumnya program ini juga telah memfasilitasi operasi katarak gratis bagi ratusan warga di Kalimantan Tengah, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.
Pewarta: Mecca Yumna Ning Prisie
Editor: Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.