Jakarta (ANTARA) - Aktor Hollywood, Brad Pitt menyoroti penggunaan kecerdasan artifisial (AI) untuk film yang dinilainya dapat membantu proyek produksi dengan budget anggaran menengah.

Hal itu diungkapkan Brand Pitt dalam sebuah wawancara Esquire ketika ditanya mengenai pandangannya soal penggunaan AI khususnya dalam pembuatan efek visual yang biasanya membutuhkan biaya sangat mahal, sebagaimana dikutip laporan Variety, Senin (10/8).

“Ada banyak penolakan terhadap AI, tetapi AI akan menjadi sesuatu yang jika digunakan sebagai alat dapat membantu film-film beranggaran menengah, film dengan anggaran 40 hingga 90 juta dolar AS, untuk diproduksi,” kata Pitt.

Baca juga: Teknologi AI Google Cloud bantu produksi konten kreator profesional

Meski terbuka terhadap penggunaan AI, Pitt memiliki pandangan berbeda ketika teknologi tersebut digunakan untuk menggantikan aktor. Menurut dia, kemampuan AI meniru penampilan seorang aktor bergantung pada siapa yang mengembangkan dan mengarahkannya.

“Siapa yang berkata ‘saya ingin melihat emosi ini darinya,’ lalu bisa menelusuri apa pun yang diberikan AI dan mengatakan, ‘lebih ke arah ini,’ kemudian menyesuaikannya seperti itu. Jadi, mereka memang bisa melakukannya, tetapi hasil akhirnya mungkin bukan pilihan saya dan bukan sesuatu yang saya temukan serta saya kembangkan dalam proses tersebut,” ujar Brad Pitt.

Menurut Pitt, penggunaan AI dalam film “akan menjadi eksperimen yang sangat menarik.”

Baca juga: Elon Musk sebut Grok akan buat film AI “The Odyssey”

Pitt juga membahas praktik body scanning atau pemindaian tubuh yang kontroversial, di mana teknologi tersebut kerap digunakan untuk membantu pekerjaan stunt, adegan pertempuran atau membuat aktor tampak lebih muda, tetapi menimbulkan kekhawatiran mengenai lisensi dan bagaimana hasil pemindaian tersebut dapat digunakan di masa depan.

“Mereka mengatakan kepada kami semua untuk memindai diri kita sendiri. Saya sudah dipindai selama 20 tahun terakhir, dan saya selalu mencantumkan dalam kontrak bahwa ‘saya memilikinya dan menghancurkannya’. Seharusnya saya menyimpannya! Selama ini saya selalu meminta hasilnya dihancurkan karena saya paranoid,“ ujar dia.

Baca juga: Google investasikan 75 Juta dolar di A24, kembangkan AI pembuat film

Baca juga: Tilda Swinton kemukakan kekuatan sinema hadapi ancaman dari AI

Penerjemah: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.