Jakarta (ANTARA) - Warga RW 07 Tamansari, Jakarta Barat secara swadaya berinisiatif memasang kamera pengawas (CCTV) di sejumlah tempat untuk mengantisipasi tindakan kriminal, seperti pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dan tawuran.
Ketua RW 07 Tamansari, Ruslan Abdulgani, menyampaikan bahwa inisiatif itu berawal dari kebutuhan warga akan jaminan keamanan di lingkungannya dan dapat dipantau oleh warga.
"Pertama, kita ingin mengontrol tentang keamanan wilayah dari curanmor, terus pencurian-pencurian yang ada dari orang luar wilayah, terus juga kita bisa memantau pemuda-pemuda yang ada di wilayah RW 07," ujarnya di kantor RW 07 Tamansari, Selasa.
Ruslan menerangkan, proyek pemantauan lingkungan ini telah berjalan selama kurang lebih satu bulan terakhir. Pendanaan proyek tersebut bersumber dari kas RW 07 yang dikombinasikan dengan dukungan finansial dari tiap-tiap Rukun Tetangga (RT) di lingkungan setempat.
"Pengadaan ini dari uang kas RW, terus juga kita ada minta bantuan dengan para RT. Jadi satu RT kita tarik berapa, nanti sisanya ditutup dari kas RW. Murni swadaya dari RT dan RW," kata dia.
Baca juga: Rawan begal, Forkopimko Jakbar akan pasang CCTV di sejumlah titik
Saat ini, kata Ruslan, sudah ada delapan unit CCTV yang beroperasi aktif di berbagai titik krusial wilayah RW 07. Pihaknya menargetkan 16 titik CCTV akan terpasang hingga akhir tahun.
"Untuk saat ini delapan, mungkin di minggu besok itu sembilan, dan akhir tahun insya Allah sudah terpasang semuanya sebanyak 16-an," tutur Ruslan.
Menurutnya, inovasi keamanan berbasis teknologi ini terbukti membawa dampak positif yang signifikan. Dalam waktu satu bulan sejak pemasangan awal, lingkungan RW 07 Tamansari dinilai jauh lebih aman dan kondusif.
Warga secara bergantian memantau rekaman CCTV dari pos RW. Jika ada yang mencurigakan, mereka akan langsung datang ke lokasi.
"Menurut saya sangat efektif karena kita semua terpantau di sini. Jadi, keamanan semua terpantau di satu titik," katanya.
Ia pun bersyukur semenjak CCTV terpasang di sudut-sudut rawan, tidak ada lagi laporan tindak kejahatan maupun potensi gesekan antarpemuda.
"Alhamdulillah, semenjak dipasangnya CCTV ini tidak ada indikasi untuk curanmor ataupun tawuran-tawuran yang ada," kata Ruslan.
Baca juga: Legislator DKI: CCTV harus digunakan untuk pemantauan aktif
Baca juga: Tingkatkan keamanan, Pemprov DKI dan Polda integrasikan 24 ribu CCTV
Baca juga: Integrasi CCTV di Jakarta perkuat keamanan di ibu kota
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.