Jakarta (ANTARA) - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan peserta program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II batch I yang merupakan lulusan pendidikan profesi ners atau perawat banyak diserap oleh rumah sakit.

“Ada, ada profesi. Yang tadi yang diterima di rumah sakit itu perawat. Perawat banyak, ya,” ujar Yassierli dalam konferensi pers yang digelar setelah pelaksanaan kick off di Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Selasa.

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi Dan Produktivitas (Binalavotas) Kementerian Ketenagakerjaan Darmawansyah menjelaskan bahwa yang berbeda dari program Magang Nasional 2026 adalah lowongan magang untuk lulusan pendidikan profesi.

Lowongan magang untuk lulusan pendidikan profesi dibuka pada 2026 sebagai respons pemerintah terhadap tingginya permintaan dari masyarakat untuk membuka lowongan bagi lulusan pendidikan profesi.

Baca juga: Program Magang Nasional Angkatan II dimulai diikuti 46.160 peserta

Ia belum merinci jumlah lulusan pendidikan profesi yang mengikuti program Magang Nasional 2026, namun ia menyampaikan banyak yang berasal dari profesi ners atau keperawatan.

“Rumah sakit, banyakan ners. Banyakan ners untuk perawat,” ujar Darmawansyah.

Selain untuk lowongan ners, rumah sakit juga menyerap peserta Magang Nasional untuk maintenance peralatan medis.

Tak hanya rumah sakit yang menyerap lulusan pendidikan profesi, program Magang Nasional juga membuka kesempatan bagi lulusan pendidikan profesi di bidang pendidikan, akuntansi, teknik, dan profesi lainnya.

Pewarta: Putu Indah Savitri
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.