Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas produksi sekaligus memperkuat kemampuan dalam mempertahankan dan memperluas pasar.
Dia merujuk pengalaman UMKM India yang diyakini bisa menjadi referensi bagi pelaku usaha lokal untuk mempelajari strategi penguatan bisnis.
“India itu salah satu negara yang berhasil mendorong UMKM, tidak hanya mereka berproduksi, tetapi bagaimana mereka bisa menjaga pasar,” kata Airlangga dalam kegiatan UMKM Finance Summit 2026 di Jakarta, Selasa.
Menurut Airlangga, UMKM di India mampu tumbuh dan berkembang berdampingan dengan pelaku usaha berskala besar. Ia pun menilai kondisi ini menjadi salah satu basis perekonomian di negara tersebut.
Baca juga: Menko Airlangga usul target kredit UMKM jadi Rp2.000 triliun
Menko Airlangga pun mendorong peningkatan penyaluran kredit kepada UMKM secara signifikan.
Dia mengusulkan agar target total pembiayaan UMKM ditingkatkan menjadi Rp2.000 triliun, dari posisi saat ini yang sudah mencapai sekitar Rp1.500 triliun.
Peningkatan tersebut diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan, khususnya bagi pelaku usaha yang selama ini masih berada di tengah atau belum memperoleh akses pembiayaan dalam skala yang memadai.
Langkah itu juga dinilai penting untuk mengisi kesenjangan pembiayaan bagi pelaku UMKM yang memiliki potensi untuk berkembang dan naik kelas.
Pewarta: Imamatul Silfia
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.