Teheran (ANTARA) - Presiden Iran Masoud Pezeshkian pada Senin (10/8) mengatakan bahwa Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei dalam keadaan sehat walafiat.
Pernyataan tersebut disampaikan Pezeshkian dalam wawancara dengan stasiun televisi milik negara Iran, IRIB TV, saat mengomentari pertemuannya selama "tujuh jam" dengan sang pemimpin tertinggi tersebut baru-baru ini.
Mengomentari pertemuan tersebut, Pezeshkian mengatakan bahwa menjaga persatuan dan solidaritas nasional Iran merupakan isu paling penting yang ditekankan oleh Mojtaba Khamenei.
Dia menyebut pertemuan itu berjalan "sangat baik", serta menyebutkan bahwa penghidupan masyarakat, ketenagakerjaan dan perumahan menjadi isu-isu paling penting yang dibahas.
"Kami juga membahas berbagai masalah yang diakibatkan oleh sanksi," ujar Pezeshkian.
Media Iran pada Minggu (9/8) melaporkan bahwa Pezeshkian menemui sang pemimpin tertinggi seiring dimulainya tahun ketiga masa jabatannya sebagai presiden.
Mojtaba Khamenei ditetapkan sebagai pemimpin tertinggi baru Iran oleh Majelis Ahli negara tersebut pada Maret setelah terbunuhnya sang ayah sekaligus mantan pemimpin tertinggi Ali Khamenei akibat serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari.
Mojtaba Khamenei belum pernah muncul di hadapan publik sejak terpilih.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.