Martapura (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) berkeinginan membangun pusat pengkajian dan pembelajaran Al Qur`an atau yang lebih dikenal dengan istilah Mahligai Al Qur`an. Kasub Bagian Pemberitaan Humas Sekretariat Daerah (Setda) setempat, Yanto Sugianto, di Martapura, Jumat mengungkapkan keinginan membangun Mahligai Al Qur`an itu dikemukakan Bupatinya saat penutupan Seleksi Tilawatil Qur`an (STQ) XIV se Kabupaten Banjar 2007. Pada penutupan STQ XIV Kab Banjar, Rabu malam (21/3) itu, Bupati setempat, Ir. H.Gusti Khairul Saleh berjanji untuk membangunkan pusat pengkajian dan pembelajaran Al Qur`an tersebut. "Untuk pembangunan Mahligai Al Qur`an itu dananya sudah tersedia dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banjar 2007. Kini Pemkab Banjar masih mencari lokasi yang tepat," tandas Bupati seperti dikutip yang mewakili juru bicara Pemkab tersebut. Keberadaan Mahligai Al Qur`an itu untuk menambah ciri khas Kabupaten Banjar yang mau mengembangkan dan menerapkan syariah serta nuansa Islami. Karena Kabupaten Banjar satu-satunya kabupaten/kota di Kalsel saat ini yang memiliki peraturan daerah Khatam Qur`an. Selain itu, satu-satunya pula dari 13 Kabupaten/Kota di Kalsel yang saat ini memiliki peraturan daerah (Perda) Jumat Khusu` (khusuk), dan pertama kali di provinsi tersebut yang punya Perda Ramadhan. Kabupaten Banjar dengan ibukotanya Martapura yang dijuluki "Serambi Mekkah" Kalsel dan masyarakatnya yang terkenal agamis. STQ XIV Kabupaten Banjar 2007 itu berlangsung di Kecamatan Sungai Tabuk sejak 18 Maret lalu selama empat hari, dan menempatkan tuan rumah sebagai juara umum.(*)

Pewarta:
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2007