Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut tidak pernah menomorduakan sepak bola putri Indonesia, pada jumpa pers peluncuran kompetisi Liga Putri Indonesia atau Indonesia Women's League 2026/27 di Kantor I.League, Jakarta, Selasa.

"Kami punya komitmen bahwa sepak bola wanita itu tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini. Saya rasa tidak ada periode-periode, di mana kita bisa lihat tim nasional putri berjalan seiring dengan tim nasional putra," kata Erick.

Erick mengatakan komitmen terhadap sepak bola putri selama kepengurusannya dalam PSSI terwujud dengan pelatihan tim nasional putra dan putri Indonesia berjalan beriringan, baik itu di level senior maupun kelompok umur.

Komitmen PSSI mengenai sepak bola putri di Indonesia, lanjutnya, adalah penyelenggaraan Srikandi Merdeka Cup pada 14-23 Agustus di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah.

Turnamen sepak bola putri U-16 level internasional yang digelar PSSI bersama Bakti Olahraga Djarum Foundation itu mempertemukan tujuh negara yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Hong Kong, Yordania, dan Arab Saudi.

Baca juga: PSSI prihatin kritik negatif terhadap Justin Hubner dan keluarganya

"Srikandi Cup sebagai bukti, kami juga menggulirkan lagi komitmen, bagaimana kelompok umur di bawah 16 tahun bisa terus meningkatkan prestasi. Hadir negara-negara besar dalam sepak bola," katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Erick mengaku sangat bangga Liga Sepak Bola Putri Indonesia kembali berjalan. Sebelumnya, kompetisi sepak bola putri sempat vakum selama tujuh tahun.

Terakhir kali penyelenggaraan yaitu pada 2019 dengan juara Persib Bandung. Persib Bandung mengalahkan PS Tira Persikabo dengan skor agregat 6-1.

Erick memastikan, Liga Putri Indonesia musim depan yang akan kick-off pada 17 Oktober yang diikuti enam tim. Liga putri, menurutnya, akan berjalan berkelanjutan dan tidak hanya sebagai wadah pencitraan saja pada era kepemimpinannya.

"Jangan sampai liga itu juga hanya dilahirkan hanya untuk pencitraan yang akhirnya berhenti pada kemudian hari," kata Erick.

Enam klub peserta Liga Putri Indonesia 2026/27 adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa United FC, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC.

Baca juga: PSSI minta publik tak hujat pemain terkait Piala AFF

Format kompetisi musim itu menggunakan sistem triple round-robin secara terpusat di di Stadion Soemantri Brodjonegoro, Jakarta Selatan, dengan Persita melawan Persija sebagai laga pembuka.

Setiap klub akan bermain minimal 15 kali untuk satu musimnya dengan konsep sports festival. Jumlah pertandingan itu adalah jumlah pertandingan pada babak awal. Empat klub teratas akan memainkan babak semifinal, lalu pemenang akan bermain pada final.

Untuk regulasi pemain, setiap klub boleh mendaftarkan maksimal empat pemain asing, dengan nantinya setiap klub juga akan diperkuat pemain timnas putri Indonesia.

Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor: Imam Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.