Palu (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) menyatakan rute penerbangan Guangzhou (Cina)–Palu, telah membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
“Sejak tahun 2025, kami sudah mengupayakan agar bandara internasional ini bisa memiliki penerbangan langsung ke Tiongkok. Alhamdulillah, hari ini China Southern Airlines resmi membuka rute Guangzhou–Palu dan sebaliknya,” kata Wakil Gubernur Sulawesi Tengah Reny A. Lamadjido, saat menyambut kedatangan penerbangan perdana China Southern Airlines di Bandar Udara Internasional Mutiara SIS Al-Jufri, Palu, Selasa.
Menurutnya, konektivitas langsung Palu–Guangzhou tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas masyarakat, tetapi juga menjadi pintu masuk strategis bagi pengembangan perdagangan, investasi, pariwisata, serta penguatan hubungan antara Sulawesi Tengah dan Tiongkok.
Lanjut dia, sebelum rute itu dibuka, masyarakat Sulawesi Tengah yang hendak bepergian ke Guangzhou harus melakukan transit di Jakarta dan tidak jarang harus menginap. Dengan adanya penerbangan langsung, perjalanan menjadi lebih efisien sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
“Dulu kalau mau ke Guangzhou harus ke Jakarta dulu, bahkan harus menginap. Sekarang kita bisa langsung dari Palu. Ini luar biasa,” ujarnya.
Antusiasme masyarakat terhadap pembukaan rute baru tersebut terlihat dari tingginya tingkat keterisian penumpang pada penerbangan perdana. Dari kapasitas sekitar 200 kursi, tercatat sebanyak 176 kursi terisi.
Baca juga: Kemenhub: Rute Palu-Guangzhou buka peluang kerja sama internasional
Baca juga: Bandara Mutiara resmi layani penerbangan internasional Palu-Guangzhou
Wagub Reny berharap tingginya minat masyarakat tersebut dapat dipertahankan melalui promosi yang masif dan dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, konsistensi tingkat keterisian penumpang menjadi salah satu faktor penting agar rute Palu–Guangzhou dapat terus dipertahankan dan frekuensinya ditingkatkan.
Pemprov Sulawesi Tengah memproyeksikan frekuensi penerbangan rute tersebut akan bertambah menjadi dua kali dalam sepekan mulai September mendatang.
Selain rute Palu–Guangzhou, pemerintah daerah juga terus mendorong pengembangan konektivitas udara dari berbagai wilayah menuju Palu sebagai bagian dari strategi memperkuat posisi Sulawesi Tengah sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
Baca juga: Wuhan luncurkan rute penerbangan penumpang langsung ke Jakarta
Baca juga: Khofifah puji adanya penerbangan langsung Guangzhou-Surabaya
Pewarta: Fauzi
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.