Jakarta (ANTARA) - Salim Group melalui PT Nusantara Interactive Niaga, membidik pertumbuhan pasar industri gim Indonesia dengan memperluas bisnis ke segmen gim konsol melalui kehadiran resmi Nintendo di Indonesia.

Executive Director Salim Group Axton Salim mengatakan dengan mengambil peran sebagai distributor resmi produk Nintendo di Indonesia, langkah ini dinilai menjadi peluang untuk menangkap potensi pasar gim nasional yang terus berkembang, khususnya dari komunitas gamer dan penggemar produk konsol.

"Kami sangat bangga dan antusias akhirnya bisa membawa Nintendo secara resmi ke Indonesia. Kami ingin menyambungkan energi dari komunitas gamer dan para fans Nintendo yang luar biasa di Indonesia," kata Axton dalam peluncuran resmi konsul Nintendo Switch di Jakarta, Selasa.

Langkah Salim Group masuk ke bisnis distribusi Nintendo menunjukkan semakin besarnya potensi ekonomi dari industri gim Indonesia. Dengan basis pengguna yang besar, pasar domestik tidak hanya menjadi tempat konsumsi produk gim, tetapi juga membuka peluang pengembangan bisnis pendukung di sepanjang rantai industri.

Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf) mencatat nilai pasar industri gim di Indonesia telah melampaui 2 miliar dolar AS atau sekitar Rp32,6 triliun per tahun. Indonesia juga menjadi salah satu pasar gim berbasis komunitas terbesar di Asia Tenggara dengan lebih dari 150 juta pengguna.

Besarnya pasar tersebut menjadi peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan bisnis tidak hanya dari sisi penjualan gim, tetapi juga perangkat konsol, aksesori, mainan, merchandise, hingga layanan purnajual.

Baca juga: Wamenekraf: Masuknya gim global buka peluang kembangkan talenta lokal

Baca juga: Ekspor gim Indonesia diproyeksi jadi pendorong pertumbuhan ekonomi

Axton mengatakan sebagai distributor resmi, perusahaan akan mendukung pemasaran dan distribusi produk Nintendo sekaligus membangun pengalaman konsumen yang lebih lengkap. Strategi tersebut mencakup penyediaan area demo, merchandise resmi, serta pengembangan jaringan penjualan ritel bersama mitra di Indonesia.

Selain memperluas distribusi, perusahaan juga akan membangun ekosistem layanan purnajual melalui layanan pelanggan dan pusat perbaikan resmi. Kehadiran layanan tersebut diharapkan memberikan kepastian kepada konsumen mengenai keaslian produk sekaligus meningkatkan kepercayaan terhadap produk resmi Nintendo.

"Sebagai distributor resmi, kami bekerja sama dengan Nintendo untuk membangun ekosistem yang komprehensif. Mulai dari pemasaran, penjualan, hingga purna jualan. Kehadiran customer service dan repair center resmi di Indonesia adalah bukti nyata bahwa kenyamanan dan kekuasaan pengguna Nintendo adalah prioritas untuk kami," katanya.

Untuk memastikan keaslian produk, seluruh produk resmi yang didistribusikan akan dilengkapi dengan stiker distribusi resmi. Penanda tersebut menjadi bagian dari jaminan bahwa produk mendapatkan dukungan layanan penjualan dan purnajual resmi.

Axton mengatakan kehadiran resmi Nintendo di Indonesia diharapkan dapat memperkuat ekosistem pasar gim konsol nasional sekaligus memperkuat ekosistem industri gim Indonesia secara berkelanjutan.

Baca juga: Kemkomdigi ungkap "3C" jadi fokus untuk sokong industri gim nasional

Baca juga: Pemerintah berhati-hati dalam merevisi peraturan tentang industri gim

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.