Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budi Utama menanggapi soal tenggat waktu yang diberikan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa hingga September 2026 untuk berbenah.

Menurut Djaka, perbaikan kinerja instansi yang dipimpinnya saat ini sudah mulai terlihat. Ia memberikan contoh sejumlah pencapaian, seperti penindakan rokok ilegal yang terus dilakukan Bea Cukai.

”Ya seperti ini (hasil pembenahan). Tentunya bisa dilihat, bisa dilihat sekarang ini seperti apa Bea Cukai,” ujar Djaka saat ditemui di Jakarta, Selasa.

Pada saat menyampaikan hal itu, Bea Cukai baru saja menggagalkan pengiriman 8,96 juta batang rokok ilegal yang tidak dilekati pita cukai. Penindakan dilakukan terhadap dua kontainer dalam kegiatan pengawasan lalu lintas barang antarwilayah dan antarpulau di kawasan Pelabuhan Tanjung Priok.

Ke depan, Djaka berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dalam kinerja maupun struktur Bea Cukai untuk menjadi lebih baik. Namun menurutnya, hal ini juga membutuhkan dukungan dari masyarakat.

”Mudah-mudahan dengan dukungan dari masyarakat, kita akan terus meng-upgrade Bea Cukai ke depannya makin lebih baik,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui, Menkeu Purbaya sempat memberikan tenggat waktu hingga September 2026 kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan, untuk memperbaiki kinerja dan pelayanannya.

Jika gagal berbenah, ia mengancam akan mengambil opsi ekstrem termasuk merombak sistem pengawasan secara drastis.

"Jadi, sempat ada wacana kalau kita tidak bisa memperbaiki kinerja Bea Cukai, maka akan dijalankan seperti tahun dulu, waktu zaman Orde Baru, SGS, yang menjalankan pengecekan di custom kita," katanya.

Pada zaman itu, Societe Generale de Surveillance (SGS) merupakan perusahaan inspeksi, verifikasi, pengujian, dan sertifikasi asal Swiss yang berpengalaman mengawasi standar mutu perdagangan internasional.

Dengan pelimpahan tugas ini, sejumlah pegawai Bea Cukai di zaman itu harus dirumahkan karena fungsi mereka diambilalih oleh PT Surveyor Indonesia bersama SGS.

Baca juga: Dirjen Bea Cukai masih kaji soal penambahan layer baru cukai rokok

Baca juga: Bea Cukai gagalkan 1,2 miliar batang rokok ilegal hingga Juli 2026

Baca juga: Tim gabungan Bea Cukai Langsa gagalkan penyelundupan sepeda motor

Pewarta: Bayu Saputra
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.