Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebut Satgas Debottlenecking telah menyelesaikan 124 dari 170 aduan perusahaan sebagai upaya pemerintah mempercepat penyelesaian hambatan dunia usaha dan investasi.
Airlangga mengatakan pemerintah membentuk Satgas Debottlenecking untuk membantu perusahaan menyelesaikan berbagai kendala operasional sehingga aktivitas usaha dapat berjalan lebih lancar, produktif, serta mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
"Bagi pemerintah untuk mendorong perusahaan-perusahaan supaya berjalan dengan baik, pemerintah sudah punya Satgas Debottlenecking. Ada 170 aduan dan sudah diselesaikan 124 (aduan)," kata Airlangga di Jakarta, Selasa.
Airlangga menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Musyawarah Anggota Asosiasi Emiten Indonesia (AEI) 2026 di Jakarta.
Baca juga: Satgas minta Kemenhut bereskan izin untuk usaha di Aceh dalam 3 bulan
Menurut Airlangga, perusahaan yang menghadapi berbagai persoalan dapat menyampaikan aduan kepada Satgas Debottlenecking agar pemerintah segera memberikan solusi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga terkait.
"Jadi kalau ada perusahaan-perusahaan yang menghadapi persoalan, silakan masuk ke Satgas (Debottlenecking) karena ini beberapa solving the problem-nya langsung dilakukan oleh pemerintah," ujarnya.
Ia juga mengingatkan para emiten untuk terus menjaga kinerja perusahaan, memperkuat tata kelola yang baik, serta meningkatkan kepercayaan investor melalui pengelolaan usaha yang transparan dan akuntabel.
Selain itu, Airlangga mendorong para emiten memanfaatkan pasar modal secara optimal sebagai sumber pembiayaan untuk memperluas usaha, meningkatkan daya saing, serta memperkuat struktur permodalan perusahaan nasional.
Pewarta: Muhammad Harianto
Editor: Zaenal Abidin
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.