Jakarta (ANTARA) - Perusahaan layanan transportasi berbasis aplikasi (aplikator) Grab Indonesia mendorong peluang mitra terutama pengemudi ojek online (ojol) naik kelas dengan membuka lebih banyak pilihan bagi mitra untuk belajar lewat pelatihan dengan kehadiran GrabAcademy.
Chief Executive Officer Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan bahwa bagi Grab naik kelas itu berarti membuka lebih banyak pilihan bagi mitra untuk belajar, mencoba hal baru, terus berkembang, dan tentunya memiliki sumber penghasilan yang sesuai dengan aspirasi masing-masing mitra mereka.
“Ini yang kami katakan makna mengenai peluang tanpa batas. Jadi menghadirkan tentunya lebih banyak jalan bagi mitra untuk menentukan masa depannya,” ujar Neneng, dalam peluncuran “GrabAcademy” di Jakarta, pada Selasa.
Baca juga: Grab tambah armada kendaraan listrik, kini capai 28.000 unit
Neneng mengatakan semangat itu juga selaras dengan arahan Presiden Prabowo mengenai pengakuan dan pemberdayaan mitra pengemudi sebagai pengusaha mikro transportasi online.
“Kami sangat menyambut positif kebijakan tersebut, karena tentunya bisa memperluas akses buat teman-teman mitra di sini sehingga dapat membuka peluang yang jauh lebih besar untuk mengembangkan kapasitas, memperkuat usaha, dan untuk naik kelas menatap masa depan,” ujar dia.
Neneng mengatakan GrabAcademy sebagai wujud nyata dan bagian program babak ketiga dari komitmen Grab untuk Indonesia. Dalam hal tersebut, kata Neneng, investasi Grab bahwa tahun ini lebih dari Rp100 miliar untuk pengembangan dan keamanan semua para mitra mereka.
Baca juga: Grab terapkan bagi hasil 8 persen dengan ojol motor mulai 1 Juli 2026
GrabAcademy diharapkan menjadi ruang yang terus tumbuh bersama, membuat tempat untuk para mitra memberikan aspirasinya, ruang untuk belajar, mencoba, dan membuka lebih banyak pilihan masa depan.
Dalam hal ini, Grab ke depannya akan terus membuka kolaborasi dengan berbagai pihak seperti pemerintah, institusi pendidikan, komunitas UMKM, dan mitra strategis lainnya untuk memperluas manfaat dari GrabAcademy.
“Kami ingin hadir bukan hanya sebagai platform, tapi kami ingin supaya teman-teman mempunyai akses ke beragam sumber pendapatan, tetapi sebagai bagian dari perjalanan teman-teman mitra untuk bersama-sama tumbuh, bersama-sama kita naik kelas, dan bersama-sama membangun Indonesia,” ujar Neneng.
Baca juga: CEO Grab Indonesia: Dunia usaha bergerak dalam lanskap kian kompleks
Baca juga: Grab Indonesia buka ruang belajar bidang STEM untuk perempuan
Pewarta: Sri Dewi Larasati
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.