Yogyakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) menyebut proyek pembangunan konstruksi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) akan menyerap tenaga kerja sebagai 1.000 orang.

"Dan ini tentunya kita mengharapkan ada penyerapan tenaga kerja yang signifikan pada saat proses konstruksi sendiri sekitar 800-1.000 tenaga kerja," kata Direktur Investasi Danantara Fadli Rahman usai bertemu dengan Gubernur DIY di Yogyakarta, Selasa.

Pembangunan PSEL di sebelah bekas Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Piyungan Kabupaten Bantul tersebut rencananya dimulai pada awal 2027, setelah ditarget pada akhir 2026 dilakukan peletakan batu pertama pembangunan.

Danantara telah berkomunikasi dengan pemerintah daerah di DIY agar tenaga kerja yang terlibat dalam proyek nasional tersebut mengutamakan masyarakat lokal.

"Tenaga kerja yang akan kita utamakan tenaga kerja dari lokal," katanya.

Menurut dia, proyek PSEL di Yogyakarta tersebut merupakan salah satu dari belasan infrastruktur pengolahan sampah yang dibangun pemerintah secara beriringan di berbagai daerah di Indonesia.

"PSEL ini salah satu dari tahap dua, satu dari sebelas PSEL yang berjalan secara beriringan. Jadi, ini tidak ada pendahuluan atau tidak ada prioritisasi. Memang semuanya berjalan beriringan," katanya.

Baca juga: Danantara targetkan groundbreaking PSEL di Yogyakarta pada akhir 2026

Baca juga: Danantara buka pendaftaran lenders panel untuk pembiayaan proyek PSEL

Menurut dia, PSEL di Yogyakarta tersebut ketika sudah beroperasi nantinya ditargetkan mampu mengolah sampah mencapai 1.000 ton, yang sampah tersebut akan disuplai dari Kabupaten Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta.

Sementara untuk hasil listrik hasil pengolahan PSEL akan dikerjasamakan dengan Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebelum kemudian didistribusikan ke masyarakat atau konsumen.

"Kita mengharapkan ada kesepakatan dengan pemerintah daerah tentang komitmen jumlah sampah, tetapi sebelum ada mencapai ke titik penalti ada langkah-langkah mitigasi untuk sampah itu tetap berada di level atau volume yang memang sudah diperjanjikan," katanya.

Baca juga: Danantara percepat transformasi sampah jadi energi lewat DPT Baru

Baca juga: Konsorsium PSEL mulai survei calon lokasi pembangunan di TPA Piyungan

Pewarta: Hery Sidik
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.