Jakarta (ANTARA) - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah mendistribusikan 1.536.000 liter air bersih dengan menjangkau 70.944 penerima manfaat di 72 desa, 46 kecamatan, 14 kabupaten di 6 provinsi di Indonesia.
Ketua Baznas RI Sodik Mudjahid dalam keterangan di Jakarta, Rabu mengatakan Program Air Bersih merupakan salah satu upaya Baznas untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar, khususnya di wilayah yang mengalami keterbatasan akses air bersih.
"Program Air Bersih Baznas menyasar masyarakat yang membutuhkan, terutama mereka yang berada di wilayah 3T, menghadapi kemarau panjang, maupun terdampak bencana," katanya.
Untuk memastikan bantuan dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat, lanjut dia, bentuk intervensi yang diberikan Baznas disesuaikan dengan kondisi, tingkat kebutuhan, ketersediaan sumber air dan karakteristik setiap wilayah.
Sodik menjelaskan bantuan tersebut tidak hanya didistribusikan melalui truk tangki, bantuan tersebut juga mencakup penyediaan akses air bersih melalui pembangunan sumur bor di 37 lokasi.
"Penyediaan akses air bersih oleh Baznas dilakukan melalui beberapa upaya, mulai dari membangun sumur bor atau pipanisasi, bak penampungan, hingga pendistribusian air bersih menggunakan truk tangki," ujarnya.
Sodik menyebut pembangunan sumur bor dan pipanisasi menjadi bagian dari upaya Baznas menghadirkan akses air bersih yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara berkelanjutan.
"Sementara itu, pendistribusian menggunakan truk tangki menjadi salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan mendesak masyarakat, sembari pembangunan infrastruktur air bersih dilakukan sebagai solusi jangka panjang," ucap dia.
Sodik menegaskan Baznas RI akan terus mengarahkan pelaksanaan Program Air Bersih kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Dalam pelaksanaannya, Baznas berkoordinasi dengan Baznas daerah dan pemerintah daerah setempat untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
Ia berharap bantuan air bersih tersebut dapat menjadi penguat dan membantu masyarakat dalam menghadapi krisis air bersih.
"Semua bantuan tersebut merupakan amanah para muzaki. Kami (Baznas) akan terus mengoptimalkan pemanfaatannya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan sesuai dengan delapan asnaf," tutur Sodik Mudjahid.
Baca juga: Baznas gandeng LPAI kolaborasi perlindungan anak keluarga prasejahtera
Baca juga: Baznas bersama Menko PM salurkan bantuan pemberdayaan pesantren Gresik
Pewarta: Sean Filo Muhamad
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.