Manokwari (ANTARA) - Desa binaan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Provinsi Papua Barat di Kampung Desay, Distrik Prafi, Kabupaten Manokwari, melakukan panen padi perdana seluas satu hektare lahan yang dikembangkan bersama kelompok tani setempat.
Kepala Kantor Wilayah Ditjen Imigrasi Papua Barat, Asrul di Manokwari, Rabu, mengatakan panen perdana dengan estimasi 5 ton lebih gabah kering merupakan hasil awal dari program pemberdayaan masyarakat melalui pengelolaan lahan.
“Panen perdana ini bukan hanya tentang hasil pertanian, tapi Imigrasi hadir memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Total lahan yang dikelola kelompok binaan seluas enam hektare,” ujarnya.
Menurut Asrul, pelaksanaan program Desa Binaan Imigrasi tidak hanya difokuskan pada kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat, tetapi menjadi sarana untuk mendekatkan layanan dan edukasi hukum serta ketentuan administrasi keimigrasian.
Hal ini sejalan dengan tujuan Program Imigrasi untuk Masyarakat (PIMPASA) untuk melindungi masyarakat dari tindak pidana perdagangan orang (TPPO), maupun tindak pidana penyelundupan manusia (TPPM).
“Supaya masyarakat dapat pemahaman tentang keimigrasian, sekaligus terlindungi dari ancaman TPPO dan TPPM,” jelas Asrul.
Melalui PIMPASA, kata dia, jajaran Ditjen Imigrasi memberikan edukasi mengenai prosedur keberangkatan ke luar negeri, penggunaan dokumen perjalanan yang sah, serta bahaya perekrutan dan keberangkatan secara nonprosedural.
Desa binaan menjadi ruang bagi Ditjen Imigrasi membangun komunikasi langsung dengan masyarakat, pendampingan yang tidak hanya melalui sosialisasi tetapi kegiatan berdampak langsung terhadap peningkatan perekonomian masyarakat.
“Kalau masyarakat sudah memahami prosedur dan hukum keimigrasian, maka mampu mengambil keputusan yang tepat saat mendapat tawaran bekerja atau bepergian ke luar negeri,” katanya.
Kegiatan panen padi perdana juga dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Papua Barat I Putu Murdiana, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Non TPI Manokwari, anggota DPRK Manokwari, kepala distrik, dan perangkat kampung.
Baca juga: Mentan dan Wamenhan panen padi di tengah guyuran hujan di Merauke
Baca juga: Wamendagri panen raya padi 60 hektare di Kabupaten Nabire
Baca juga: DPMK Papua Barat teken kerja sama Bumdes serap beras lokal
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.