Jakarta (ANTARA) - Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan komitmen Kementerian Perdagangan (Kemendag) untuk terus memperluas akses pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya produk pangan lokal, melalui kemitraan dengan jaringan ritel modern.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui peresmian gerai Point Coffee dan Pojok Product Placement Pilihan Busan (Pojok PPPB) di lapangan parkir Kementerian Perdagangan, Jakarta, Rabu. Ia mengatakan perluasan akses pasar menjadi langkah penting untuk mendorong produk UMKM yang telah melalui proses kurasi.

"Kami terus mendorong perluasan akses pasar produk-produk UMKM terkurasi dalam PPPB, termasuk untuk menembus ritel modern," ujar Budi.

Menurut Budi, produk UMKM yang telah memenuhi standar dan memiliki daya saing perlu didorong agar tidak berhenti pada tahap promosi, tetapi dapat berkembang menuju akses pasar yang berkelanjutan.

Untuk itu, Kemendag akan memperkuat sinergi dengan berbagai jaringan ritel modern sehingga produk UMKM berkualitas dapat dipasarkan melalui lebih banyak gerai di berbagai daerah.

Baca juga: Kemendag tetap kawal kualitas produk UMKM yang berhasil masuk ritel modern

Baca juga: Menteri UMKM: Ritel modern, koperasi, dan warung harus saling dukung

PPPB merupakan program promosi periodik yang digagas Budi bagi produk-produk pangan dan nonpangan UMKM. Setiap tiga hingga empat bulan sekali, Kemendag mengkurasi berbagai produk UMKM untuk diperkenalkan kepada masyarakat dan tamu yang berkunjung ke Kemendag.

Kini, program tersebut diperkuat melalui kehadiran Pojok PPPB sebagai sarana promosi sekaligus distribusi produk UMKM. Sebanyak 15 produk pangan lokal hasil kurasi PPPB ditampilkan dan dipasarkan langsung kepada masyarakat dalam peresmian tersebut.

Produk yang ditampilkan antara lain makanan kemasan dan camilan, seperti jamur garing, pempek garing, kue kering, keripik kentang, keripik pisang, keripik kulit ikan, makanan berbahan pisang, dan aneka kerupuk.

Budi mengatakan kehadiran Pojok PPPB di lingkungan Kemendag diharapkan dapat mendekatkan produk UMKM kepada konsumen sekaligus menjadi jembatan untuk memperluas pemasaran produk pangan lokal.

Selain itu, Kemendag juga menyiapkan dukungan bagi UMKM hasil kurasi PPPB untuk mengembangkan pasar hingga ke mancanegara.

Baca juga: Pemkot Jaktim bekali pelaku UMKM kuliner hadapi pasar ritel modern

Baca juga: Produk UMKM bisa kuasai pasar ritel modern jika terapkan kolaborasi

Baca juga: Mendag: UMKM masuk ritel modern jadi indikator siap ekspor

Pewarta: Maria Cicilia Galuh Prayudhia
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.