Jakarta (ANTARA) - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat gencar melakukan "jemput bola" Cek Kesehatan Gratis (CKG) untuk mencapai target cakupan 46 persen dari total penduduk pada akhir tahun 2026.
"Kita lakukan jemput bola ke sekolah-sekolah, termasuk ekspansi ke kampus," kata Kasudin Kesehatan Jakbar, Sahruna melalui pesan singkat kepada ANTARA di Jakarta, Rabu.
Hingga hari ini, program CKG di wilayah Jakbar telah diakses oleh 26,16 persen total penduduk di wilayah itu.
"Data per hari ini Jakarta Barat 26,16 persen. Target sampai akhir tahun kan 46 persen (dari total penduduk)," kata Sahruna.
Berdasarkan persentase tersebut, CKG telah diakses oleh 671.131 penduduk Jakbar, atau lebih dari setengah target capaian CKG hingga akhir 2026.
Ia pun meminta warga untuk tak segan mengikuti CKG, menyusul program itu melayani cakupan pemeriksaan yang cukup luas. Seperti, skrining aktivitas fisik, TB, kesehatan jiwa, hati, faktor risiko kanker, status gizi, hipertensi, diabetes, mata, telinga, gigi dan penyakit kulit, PPOK (penyakit paru obstruktif kronik), kanker leher rahim dan kanker paru.
"Sampai sekarang memang kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan untuk mengakses CKG," imbuhnya.
Baca juga: Sudinkes Jakbar ajak warga manfaatkan cek kesehatan gratis
Baca juga: Sudinkes: 23,14 persen penduduk Jakarta Barat telah akses CKG
Baca juga: Pemkot Jakbar gandeng kampus gelar CKG bagi mahasiswa
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.