Bogota (ANTARA) - Otoritas Kolombia menetapkan tiga hari berkabung nasional untuk mengenang para korban gempa bumi dahsyat, menurut dekret yang ditandatangani oleh Presiden Abelardo de la Espriella.
“Periode berkabung nasional selama tiga hari ditetapkan untuk mengenang para korban,” demikian tulisan dokumen tersebut, dikutip pada Selasa (11/8).
Bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang di sejumlah gedung pemerintah di seluruh negeri, serta di kedutaan besar dan konsulat Kolombia di luar negeri selama masa berkabung.
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kolombia pada Senin (10/8) pagi, dengan pusat gempa berada di dekat kotapraja San Jose del Palmar di wilayah administratif Choco.
Guncangan terasa di sebagian besar wilayah Kolombia dan beberapa negara tetangga.
Menurut laporan media, sedikitnya 250 orang tewas akibat gempa tersebut.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti-OANA
Baca juga: Negara-negara Amerika Latin tawarkan bantuan pasca-gempa Kolombia
Penerjemah: Primayanti
Editor: Bayu Prasetyo
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.