Surabaya (ANTARA) - Ketua Umum Pengurus Pusat IKA Universitas Airlangga (Unair) Khofifah Indar Parawansa mendorong IKA Unair untuk memperkuat jejaring lintas sektor dan negara guna membuka kolaborasi strategis serta meningkatkan kontribusi alumni bagi pembangunan daerah hingga tingkat global.
"Pokoknya kita ini menanam, menanam, menyiram, menyiram. Insya Allah pada saatnya nanti akan panen. Kalau bukan kita yang panen tentu nanti akan ada yang memanen, artinya hadirnya kita, kerja kita Insya Allah dapat memberikan manfaat," ujar Khofifah dalam keterangan diterima di Surabaya, Kamis.
Wanita yang juga Gubernur Jatim itu menilai Forum Silaturahmi IKA Unair Provinsi Kalimantan Barat di Pontianak, tidak sekadar ajang silaturahmi, melainkan ruang strategis untuk bertukar gagasan, membangun kolaborasi, dan menghadirkan solusi pembangunan. Khofifah dalam kunjungannya ke Kalbar awal pekan ini, menyempatkan diri hadir pada forum silaturahmi tersebut.
Menurut dia, keterlibatan alumni dapat dimulai dari membuka peluang kerja sama antara Jawa Timur dan daerah tempat alumni berada. Sinergi tersebut dinilai berpotensi memperkuat jejaring sekaligus membuka peluang pembangunan yang lebih baik di kedua daerah.
Khofifah mengajak alumni Unair di Kalimantan Barat aktif mengambil peran di berbagai sektor, termasuk mengkaji dan mereplikasi praktik baik pembangunan Jawa Timur yang sesuai dengan kebutuhan daerah setempat.
Baca juga: Khofifah dorong IKA Unair berperan dalam pemerataan layanan kesehatan
Ia juga menyampaikan telah bertemu dengan IKA Unair Chapter Amerika di Grahadi, Surabaya, Rabu (12/8), untuk membahas penguatan konektivitas alumni dengan perusahaan-perusahaan global di Amerika Serikat.
"Bahwa untuk bisa mencapai ini tentu tidak mudah, tetapi tidak mudah bukan berarti tidak bisa, ekosistem dan kultur harus dibangun dan dibentuk sehingga semua bisa memiliki semangat yang sama untuk kemajuan pembangunan," tuturnya.
Dalam forum tersebut, alumni juga menyampaikan aspirasi mengenai pengembangan karier bagi lulusan baru.
Menanggapi hal itu, Khofifah mengatakan IKA Unair menyiapkan dukungan berupa uji kompetensi, advokasi, fasilitasi persiapan calon aparatur sipil negara (CASN), program magang, hingga pengembangan karier di luar negeri melalui cabang internasional IKA Unair.
Khofifah turut menyoroti capaian internasional UNAIR yang berada pada peringkat 276 QS World University Rankings tahun ini, naik dari posisi 287 tahun sebelumnya, serta peringkat kesembilan dunia dalam Times Higher Education Impact Rankings 2025.
Ia menilai capaian tersebut tidak lepas dari kontribusi alumni melalui reputasi lulusan dan berbagai kegiatan sosial yang memperkuat citra positif almamater di tingkat nasional maupun internasional.
Baca juga: Khofifah ajak anak muda gunakan ilmu pengetahuan jadi alat perjuangan
Baca juga: Khofifah tegaskan Jatim gudangnya ulama dan dorong "tafaqquh fiddin"
Pewarta: Willi Irawan
Editor: Nurul Hayat
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.