Jakarta (ANTARA) - Google secara resmi mengenalkan gawai pelacak pesaing AirTag milik Apple yaitu Google Pixel Tag yang dijanjikan memiliki kompatibilitas yang baik dengan gawai pengguna Android.
Google Pixel Tag yang dikenalkan dalam ajang Made By Google hadir dengan tampilan pil memanjang atau lebih mirip degan SmartTag 2 milik Samsung.
Mengutip Engadget, Rabu (12/8), Pixel Tag memiliki ukuran yang cukup ringkas dengan tinggi 1,8 inci (4.5 centimeter) dan ketebalan 0,2 inci (0.5 centimeter).
Baca juga: Apple hadirkan beberapa peningkatan pada AirTag versi terbaru
Pixel Tag memiliki kompatibilitas terbaik dengan gawai yang menjalankan sistem Android 9 dan versi yang lebih baru. Dengan demikian, alat pelacak ini dapat dipasangkan dengan perangkat yang sudah lama tidak diperbarui mengingat Android 9 sendiri dirilis pada 2018.
Meski begitu, kemampuan untuk pengukuran jarak tepat antar dua perangkat yang dikenal dengan sebutan Bluetooth Channel Sounding di Google Pixel Tag hanya bisa bekerja dengan sistem operasi Android 16 atau yang lebih baru dan gawainya harus memiliki spesifikasi Bluetooth 6.0.
Selain itu, untuk fungsi pelacakan yang lebih presisi mulai dari jarak hingga arah yang dituju, Google Pixel Tag sebenarnya telah dilengkapi dengan Ultra Wideband.
Baca juga: Apple digugat karena penyalahgunaan AirTag
Namun agar fungsi itu beroperasi maka pengguna juga harus menggunakan ponsel pintar yang memiliki dukungan Ultra Wideband seperti Google Pixel Pro atau ponsel Samsung Galaxy S dan Z Fold.
Dari sisi ketahanan, Google membekali Pixel Tag dengan rating IP67 yang menjamin gawai ini memiliki ketahanan debu serta percikan air.
Perusahaan teknologi itu juga mengklaim bahwa Pixel Tag tetap mampu bekerja optimal setelah terendam selama 30 menit di kedalaman satu meter.
Baca juga: Apple kembangkan AirTag generasi baru untuk rilis di 2025
Dalam dukungan daya, Pixel Tag dibekali dengan baterai koin CR2032, yang dapat diganti secara mandiri oleh pengguna setelah daya baterai habis setelah sekitar satu tahun.
Bagi yang tertarik, Pixel Tag dibanderol seharga 29 dolar AS (sekitar Rp518 ribuan) dengan pengiriman paling cepat dilakukan pada 20 Agustus 2026.
Tersedia juga pilihan paket empat Pixel Tag seharga 99 dolar AS (sekitar Rp1,7 jutaan) memudahkan pengguna yang ingin melacak beberapa hal seperti hewan peliharaan, atau anak-anak sekaligus.
Baca juga: AirTag eror, muncul notifikasi sedang diikuti
Baca juga: Google siapkan pendeteksi "smart tag" untuk Android
Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.