Ramallah (ANTARA) - Sebuah organisasi non-pemerintah pada Rabu (12/8) menyampaikan bahwa 40 jurnalis Palestina saat ini sedang ditahan di penjara-penjara Israel dan dalam kondisi yang "keras".
Palestinian Prisoners Club, organisasi non-pemerintah tersebut, dalam sebuah pernyataan pers mengatakan jumlah jurnalis yang saat ini ditahan mencapai 40 orang, setelah penangkapan jurnalis Mohammed Awad dari Ramallah pada Rabu yang sama.
Organisasi itu menyebutkan bahwa lima dari jurnalis yang ditahan adalah perempuan.
Selain itu, lebih dari 250 jurnalis telah ditangkap atau ditahan oleh otoritas Israel sejak 7 Oktober 2023, kata organisasi itu.
Angka tersebut mencakup jurnalis yang masih ditahan maupun yang sudah dibebaskan.
Menurut pernyataan tersebut, lebih dari 260 jurnalis telah tewas sejak 7 Oktober 2023, termasuk dua orang yang meninggal di penjara, sementara nasib dua jurnalis lainnya masih belum diketahui.
Belum ada komentar apa pun dari pihak Israel terkait klaim tersebut.
Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.