Jakarta (ANTARA) - Kelurahan Cikini, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat bersama Satuan Tugas Pemadam Kebakaran (Satgas Damkar) Cikini melatih 30 relawan Pemadam Kebakaran (Redkar) untuk meningkatkan kemampuan warga dalam mencegah dan menangani kebakaran.
Pelatihan yang berlangsung di Halaman Kantor Kelurahan Cikini, Kamis, diikuti perwakilan RW, Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK), kader Posyandu, petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), kader PKK, serta warga.
Lurah Cikini Redy Firmansyah mengatakan pelatihan tersebut merupakan bagian dari edukasi kepada masyarakat agar mampu melakukan pencegahan dan penanganan awal kebakaran secara cepat dan tepat.
“Di setiap RW terdapat perwakilan Redkar, sehingga saya berharap ilmu yang telah diserap pada kegiatan ini dapat ditularkan kepada warga lainnya terkait pencegahan maupun penanggulangan kebakaran,” kata Redy di Jakarta, Kamis.
Ia mengatakan keterlibatan masyarakat diperlukan karena penanganan awal kebakaran dapat mencegah api meluas sebelum petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Redy mencontohkan kebakaran yang baru-baru ini terjadi di wilayah Cikini.
Menurut dia, koordinasi antara warga dan satuan kerja perangkat daerah terkait membuat kebakaran dapat segera ditangani sehingga tidak meluas.
“Kemarin baru saja wilayah Kelurahan Cikini terjadi musibah kebakaran yaitu di gedung optik tunggal dan alhamdulillah atas koordinasi yang tepat sasaran antara warga dengan SKPD terkait, bencana kebakaran tidak merebak lebih jauh, sehingga segera dapat ditanggulangi,” ujarnya.
Sementara itu, Satgas Pemadam Kebakaran Kelurahan Cikini, Yudhi Kurniawan, mengatakan materi pelatihan difokuskan pada penanganan kebocoran gas atau selang elpiji serta kebakaran akibat api di atas kompor.
Menurut Yudhi, kebocoran gas menjadi salah satu penyebab kebakaran yang kerap terjadi di lingkungan masyarakat.
Selain itu, kebakaran juga dapat dipicu dari korsleting listrik, puntung rokok, dan pembakaran sampah.
Yudhi meminta para peserta mengikuti pembinaan secara serius agar mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh ketika menghadapi kejadian kebakaran di lingkungan masing-masing.
“Yang sering kali terjadi musibah kebakaran dari lingkungan masyarakat yaitu kebocoran gas itu nomor satu, kemudian dari fenomena kelistrikan yaitu korsleting listrik, selanjutnya puntung rokok, dan pembakaran sampah,” katanya.
Baca juga: Damkar berhasil padamkan kebakaran gedung lima lantai di Cikini
Baca juga: Antisipasi kebakaran, Pemkot Jakbar bangun pos Damkar-hidran mandiri
Baca juga: 100 personil Damkar diterjunkan atasi kebakaran Gedung Bapenda DKI
Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Mentari Dwi Gayati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.