Minyak sawit merah mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.
Jakarta (ANTARA) - Guru Besar Fakultas Teknik dan Teknologi Pertanian IPB University Prof Endang Prangdimurti mendorong konsumsi minyak sawit merah bisa lebih ditingkatkan, agar masyarakat bisa merasakan khasiat kesehatan dari produk tersebut.
Peningkatan kualitas gizi, menurut dia, menjadi agenda penting dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan produktif, sementara minyak sawit merah memiliki potensi besar untuk menjawab tantangan tersebut.
"Minyak sawit merah mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Minyak ini memiliki kandungan tokoferol, tokotrienol, hingga karotenoid yang tinggi," kata dia dalam keterangannya, di Jakarta, Kamis.
Minyak sawit merah juga mengandung tiga elemen yang sangat penting bagi kesehatan tubuh manusia, yakni pro-vitamin A, vitamin E, dan squalene, katanya pula, jika dioptimalkan dengan baik maka minyak sawit merah bisa menjadi solusi bagi persoalan stunting di Indonesia.
Menurut dia, kandungan pro-vitamin A berperan penting dalam mengatur gen untuk hormon pertumbuhan sekaligus menjaga sistem imun tubuh dan mencegah terjadinya infeksi pencernaan, sedangkan squalene berfungsi dalam pembentukan kolesterol baik yang merupakan faktor penting untuk perkembangan otak.
“Jadi, memang minyak sawit merah ini memiliki kandungan nutrisi yang sangat tinggi,” katanya pula.
Endang Prangdimurti mengimbau agar produk minyak sawit merah disajikan dalam bentuk suplemen seperti kapsul atau sirop. Penyajian produk sebagai suplemen karena minyak sawit merah memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan manusia.
Manfaat kesehatan minyak sawit merah mencakup kemampuan dalam mencegah dan mereduksi penyakit kardiovaskular hingga mencegah gangguan kognitif seperti alzheimer dan parkinson.
“Penyajian produk minyak sawit merah bisa seperti minyak ikan. Jadi, minyak sawit merah dikonsumsi oleh manusia untuk suplemen,” ujarnya.
Ia mengharapkan, apabila minyak sawit merah diproduksi dalam bentuk suplemen, maka akan lebih diterima dengan baik oleh masyarakat.
Selama ini pemerintah melalui Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) terus mendorong inovasi sawit dan pengembangan produk hilir sawit yang bernilai tambah, salah satu produk hilir unggulan yang memiliki potensi besar adalah minyak sawit merah.
“Semoga dengan berbagai penyempurnaan, produk minyak sawit merah bisa lebih diterima oleh masyarakat," ujar Endang Prangdimurti.
Ketua Asosiasi Kader Sosio Ekonomi Strategis (AKSES) Suroto mengharapkan agar produk minyak sawit merah bisa didistribusikan melalui jaringan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) agar bisa menjangkau masyarakat secara lebih luas.
Ia mengharapkan pembentukan ekosistem industri minyak sawit merah yang baik akan menumbuhkan kantong-kantong ekonomi baru di desa khususnya di sekitar perkebunan dan pabrik kelapa sawit.
Suroto meyakini jika produk minyak sawit merah bisa diproduksi dalam skala industri rumahan, maka akan mendorong pemerataan ekonomi di Indonesia.
“Produk-produk unggulan seperti minyak sawit merah kita harapkan akan muncul dari industri-industri rumah tangga di berbagai daerah. KDKMP diharapkan bisa menjadi jaringan bisnis dan ruang promosi bagi produk-produk unggulan tersebut,” katanya lagi.
Ia menegaskan, minyak sawit merah ini memiliki potensi dan keunggulan yang sangat besar, oleh karena itu perlu didorong pemanfaatan potensi tersebut agar bisa memberi dampak positif bagi kesehatan, ekonomi, dan sosial masyarakat.
Secara ekonomi, pemanfaatan minyak sawit merah sebagai produk hilir sawit akan mendorong penciptaan lapangan kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Produk hilir minyak sawit merah juga dapat berkontribusi dalam stabilitas harga tandan buah segar (TBS) koperasi petani dan meningkatkan daya saing industri sawit nasional.
"Hilirisasi sawit dalam bentuk produk minyak sawit merah tentu akan memberi nilai tambah baik secara ekonomi dan sosial. Dampak-dampak positif tersebut akan dirasakan langsung masyarakat di desa-desa," ujar Suroto.
Baca juga: Menkop UKM yakin minyak makan merah sejahterakan petani sawit
Baca juga: Akademisi: Pengembangan sawit bermanfaat untuk gizi, ketahanan energi
Pewarta: Subagyo
Editor: Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.