250 nasabah mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan modal, kredit, risiko, hingga pengembangan dan inovasi usaha

Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung, Jawa Barat, memperkuat pemberdayaan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), khususnya kepada pengusaha perempuan melalui kolaborasi dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM).

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pemberdayaan ekonomi masyarakat harus dilakukan secara terstruktur dengan melibatkan berbagai pihak.

“Kita memang sedang mendukung sebuah program yang merupakan kolaborasi antara Dinas KUKM dengan PNM, BUMN yang bergerak di pemberian modal usaha bagi usaha mikro dan juga tentu saja dibina oleh OJK Jawa Barat. Ini menunjukkan bahwa pemberdayaan ekonomi itu harus berjalan secara terstruktur,” ujar Farhan di Bandung, Kamis.

Farhan menyebut sebanyak 250 nasabah mendapatkan pembekalan untuk meningkatkan kapasitas usaha, mulai dari pengelolaan modal, kredit, risiko, hingga pengembangan dan inovasi usaha.

Ia mengatakan pemerintah memiliki peran penting dalam membangun ekosistem usaha yang memungkinkan UMKM memperoleh akses permodalan sekaligus pendampingan.

Baca juga: KemenUMKM catat potensi transaksi Rp6,88 miliar di Kumitra Bandung

Baca juga: Wamen UMKM: Program Kumitra dorong pelaku UMKM naik kelas

“Termasuk di dalamnya adalah pengelolaan risiko dan prospek usaha. Dengan menggunakan model kelompok tanggung renteng, insyaallah pemberdayaan ini menjadi sangat penting, khususnya untuk pemberdayaan KUKM yang dikelola oleh para usahawan perempuan,” katanya.

Ia menilai model kelompok dengan sistem tanggung renteng yang diterapkan PNM menjadi salah satu pendekatan penting dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat, terutama bagi perempuan pengusaha.

Menurut dia, penguatan kapasitas perempuan pengusaha dapat memberikan dampak berantai terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga dan masyarakat Kota Bandung.

“Pemerintah itu pada dasarnya sekarang tugas utamanya adalah mengampu dan membangun ekosistem usaha untuk usaha kecil, menengah dan mikro,” ujarnya.

Farhan berharap sinergi bersama PNM dapat menjadi langkah strategis agar pelaku UMKM tidak hanya mendapatkan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan dalam mengelola usaha.

Baca juga: Danantara percepat realisasi bunga 8 persen bagi nasabah PNM Mekaar

Baca juga: Menteri UMKM: Penurunan bunga PNM Mekaar berlaku mulai awal September

Pewarta: Rubby Jovan Primananda
Editor: Agus Salim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.