Jakarta (ANTARA) - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Ekosistem Motor Listrik Nasional (Molinas) di Cikarang, Jawa Barat, Kamis (13/8/2026). Kehadiran Molinas menjadi momentum penting dalam mendorong penguatan industri kendaraan listrik nasional melalui kolaborasi berbagai pelaku industri untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang terintegrasi.
Pengembangan Molinas juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian industri dan ekonomi Indonesia. CEO Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, menilai Molinas merupakan langkah strategis yang memperkuat sinergi antara pemerintah, BUMN, dan perusahaan nasional untuk meningkatkan peran industri dalam negeri serta mendorong kemandirian ekonomi.
Sejalan dengan penguatan ekosistem tersebut, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) melalui anak usahanya, PT Wijaya Karya Industri dan Konstruksi (WIKON), turut mengambil bagian dalam pengembangan kendaraan listrik nasional. WIKON memiliki kepemilikan saham sebesar 48,95% pada PT Gesits Motor Nusantara (GMN).
PT GMN merupakan perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur dan perakitan kendaraan listrik serta menjadi manufaktur dan principal motor listrik GESITS. Sebagai salah satu produk kendaraan listrik karya anak negeri, GESITS telah memiliki pengalaman dalam pengembangan produk, manufaktur dan perakitan, penguatan rantai pasok serta komponen dalam negeri, hingga layanan purnajual kendaraan listrik. Kapabilitas tersebut menjadi bekal GESITS untuk berkontribusi dalam pengembangan ekosistem Molinas.
Penguatan industri kendaraan listrik melalui Molinas juga sejalan dengan Asta Cita ke-5, yaitu “melanjutkan hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah di dalam negeri.” Pengembangan ekosistem kendaraan listrik diharapkan dapat mendorong peningkatan kapasitas industri, pengembangan teknologi dan manufaktur, serta penguatan rantai pasok dalam negeri sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi Indonesia.
Corporate Secretary WIKA, Ngatemin, mengatakan keterlibatan Perseroan melalui WIKON dan GMN merupakan bagian dari komitmen WIKA untuk terus berkontribusi dalam pengembangan industri nasional.
“WIKA melihat pengembangan kendaraan listrik nasional bukan hanya sebagai peluang bisnis, tetapi juga sebagai bagian dari kontribusi Perseroan dalam memperkuat industri dalam negeri. Melalui WIKON dan kepemilikannya di PT Gesits Motor Nusantara, WIKA turut mengambil bagian dalam membangun ekosistem kendaraan listrik yang kolaboratif, berkelanjutan, dan memberikan nilai tambah bagi Indonesia,” ujar Ngatemin.
Menurutnya, pengembangan Molinas membuka peluang untuk memperkuat kapasitas industri nasional, mulai dari teknologi dan manufaktur hingga rantai pasok serta penggunaan komponen dalam negeri. Kolaborasi antarpelaku industri menjadi penting untuk membangun ekosistem kendaraan listrik yang semakin kompetitif, mandiri, dan berkelanjutan.
Bagi WIKA, keterlibatan melalui WIKON dan GMN merupakan bagian dari langkah transformasi Perseroan dalam mengembangkan portofolio usaha sekaligus menangkap peluang pertumbuhan pada sektor industri dan manufaktur. Langkah tersebut sejalan dengan upaya WIKA untuk terus menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan pengembangan bisnis yang mendukung kebutuhan masa depan.
Melalui keterlibatannya dalam ekosistem kendaraan listrik nasional, WIKA berkomitmen untuk terus mengambil peran dalam memperkuat industri dalam negeri, mendorong inovasi, serta mendukung terwujudnya mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Pewarta: PR Wire
Editor: PR Wire
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.