Jakarta (ANTARA) - 3x3 World Tour Lausanne 2026 memasuki edisi ke-13 pada 14-15 Agustus di mana 14 tim bersaing ketat, termasuk unggulan Liman, Antwerp, Raudondvaris Hoptrans, dan tuan rumah Lausanne.
Laman FIBA 3x3, Kamis, menyatakan turnamen itu diselenggarakan di Place de la Navigation di tepi Danau Jenewa, Swiss, yang dikenal dengan kawasan pejalan kaki, taman, serta kedekatannya dengan identitas Lausanne sebagai ibu kota Olimpiade.
Liman menjadi unggulan pertama disusul Antwerp dan Raudondvaris Hoptrans. Ulaanbaatar MMC Energy menempati unggulan keempat, sedangkan Baskets Bonn, Vienna, Bordeaux, dan Valencia Basket melengkapi delapan besar unggulan.
Tiga tim mengikuti babak kualifikasi untuk memperebutkan satu tempat di fase utama.
Pada edisi 2025, Ub dari Serbia menjadi juara setelah mengalahkan Miami di final, sementara Lugano Handong menempati peringkat ketiga.
Baca juga: Ulaanbaatar Amazons unggulan pertama dalam Women's Series Singapura
Sejumlah pemain menjadi perhatian, di antaranya Stefan Milivojevic dari Liman, Jonaes Foerts (Antwerp), Evaldas Dziaugys (Raudondvaris Hoptrans), dan Nauris Miezis yang memperkuat Ulaanbaatar MMC Energy.
Sementara Denzel Agyeman menjadi andalan Baskets Bonn setelah membantu timnya menjuarai seri Amsterdam 2026.
Lausanne akan menjadi tuan rumah World Tour untuk ke-13 kalinya sejak 2013. Turnamen perdana dimenangi oleh Kranj, sedangkan Tim Lausanne pernah menjadi runner-up pada 2022 dan 2023.
FIBA 3x3 World Tour Lausanne 2026 menjadi salah satu agenda penting paruh kedua musim yang penting untuk mengumpulkan poin menuju FIBA 3x3 World Tour 2026 Final, di Rio de Janeiro, Brasil, pada 12-13 Desember.
Baca juga: Delapan pemain jadi sorotan dalam World Tour Lausanne 2026
Pewarta: Donny Aditra
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.