Jakarta (ANTARA) - Presiden Prabowo Subianto tiba di pelataran Gedung Nusantara, Kompleks MPR, DPR, DPD RI, Jakarta, Jumat, untuk menghadiri Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 dan menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan para anggota dewan.
Presiden Prabowo tiba sekitar pukul 08.05 WIB, dengan mengenakan setelan jas berwarna hitam dan dasi biru muda lengkap dengan kopiah hitam. Kepala Negara sempat melambaikan tangan dan menyapa awak media yang berada di sisi kiri pelataran Gedung Nusantara.
Setelah turun dari mobil kepresidenan Maung Garuda, disambut oleh Ketua MPR RI Ahmad Muzani dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. Keduanya lalu mengantar Prabowo masuk ke dalam gedung.
Di dalam gedung, Prabowo disambut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan pimpinan DPR RI, termasuk Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad. Adapun Ketua DPR RI Puan Maharani nampak memasuki gedung sesaat setelah Prabowo tiba.
Setelahnya, Presiden, Wakil Presiden bersama pimpinan legislatif lainnya langsung memasuki ruang tunggu sebelum menuju ruang utama Sidang Tahunan MPR untuk memulai acara.
Pada Jumat ini, MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, menggelar Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI-DPD RI yang salah satunya beragendakan Pidato Presiden Prabowo Subianto dalam rangka Penyampaian Laporan Kinerja Lembaga-Lembaga Negara dan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Selain pidato, pemerintah juga akan menayangkan video capaian kinerja pemerintah.
Sidang tahunan ini merupakan agenda kenegaraan untuk menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang memiliki tema "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur".
Baca juga: Gibran hingga menteri-menteri tiba di kompleks parlemen
Baca juga: Rangkaian kendaraan Presiden Prabowo tiba di Kompleks Parlemen DPR/MPR
Baca juga: Tamu undangan mulai berdatangan jelang Sidang Tahunan MPR RI
Pewarta: Fathur Rochman
Editor: La Ode Masrafi
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.