Sementara kami bangun di Jakarta

Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan pihaknya tengah menyiapkan studio pembelajaran terpusat sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto guna mendukung penyelenggaraan pembelajaran jarak jauh.

“Sedang kami siapkan pembangunannya,” kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti saat dihubungi di Jakarta pada Jumat sore.

Ia menambahkan pihaknya sejauh ini tengah menyiapkan pembangunan studio pembelajaran tersebut di wilayah Jakarta terlebih dahulu.

“Sementara kami bangun di Jakarta,” ucap Mendikdasmen Abdul Mu'ti.

Baca juga: Kemendikdasmen-pemda perkuat sinergi perluas implementasi PJJ

Pada kesempatan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, mengatakan akan membuat studio-studio terpusat dilengkapi dengan guru-guru terbaik yang akan mengadakan siaran pembelajaran jarak jauh.

Ribuan sekolah, kata Presiden, nantinya dapat mengakses pembelajaran yang disiarkan melalui studio tersebut.

Presiden menambahkan studio pembelajaran tersebut akan menyiarkan pembelajaran apapun, termasuk bahasa asing yang pembelajarannya akan dimulai dari jenjang pendidikan SD.

Baca juga: Prabowo: Pembelajaran bahasa asing dimulai dari kelas 1 SD

“Dan kita akan membuat studio-studio terpusat dengan guru-guru terbaik yang akan mengadakan siaran yang jarak jauh, yang ribuan sekolah bisa akses, pelajaran apapun, kita akan kumpulkan guru-guru terbaik, termasuk bahasa asing. Bahasa asing mutlak harus kita kuasai,” kata Presiden Prabowo.

Presiden Prabowo pun menegaskan pemerintah senantiasa berupaya memberikan anak-anak akses terhadap layanan pendidikan yang terbaik, sehingga mereka kelak memiliki kemampuan lebih guna bersaing mendapatkan lapangan pekerjaan.

Baca juga: Presiden Prabowo: "Saya ingin investasi besar di bidang pendidikan"

Pewarta: Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.