Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Muhammad Taufik Zoelkifli (MTZ) meminta agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta tetap mempertahankan jalur sepeda setelah adanya usulan penghapusan jalur tersebut karena dinilai tidak efektif dan kerap digunakan oleh kendaraan bermotor, terutama pada jam sibuk.
"Kalau misalnya sekarang mau dikaji, saya kira harus dipertahankan," ujar MTZ di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, keberadaan jalur sepeda penting untuk mendukung sistem transportasi yang ramah lingkungan sekaligus mendorong masyarakat menerapkan pola hidup sehat.
Dia mengatakan penggunaan sepeda di Jakarta sempat meningkat saat pandemi COVID-19. Namun, setelah pandemi berakhir, minat masyarakat untuk bersepeda menurun.
Kondisi tersebut diperparah dengan minimnya perawatan terhadap sejumlah jalur sepeda.
Lebih lanjut, MTZ menilai sepeda tetap memiliki peran penting dalam sistem transportasi perkotaan karena tidak menghasilkan polusi dan memberikan manfaat bagi kesehatan masyarakat.
Selain itu, penggunaan sepeda juga sejalan dengan konsep transportasi publik yang terintegrasi.
Baca juga: Pembatas jalur sepeda di kawasan Sudirman dicat ulang jelang HUT RI
MTZ mencontohkan di sejumlah negara maju, masyarakat menggunakan sepeda untuk menuju halte atau stasiun terdekat sebelum melanjutkan perjalanan dengan menggunakan transportasi umum.
Sebelumnya, Wakil Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Yustinus Prastowo mengatakan sampai dengan saat ini, Pemprov DKI masih menerima berbagai masukan terkait jalur sepeda yang ada di sejumlah jalan di Jakarta.
“Saat ini, fasenya kita masih mendengarkan masukan dari komunitas, sudah ada banyak masukan. Lalu, juga dari Dewan Transportasi, kita juga berdiskusi, termasuk nanti juga dari ITDP,” tutur Prastowo.
Menurut dia, sejak awal, Pemprov DKI memang sudah mendapat banyak masukan terkait jalur sepeda.
Kendati demikian, Pemprov DKI tetap melihat fakta di lapangan. Terlebih, saat ini banyak jalur sepeda yang justru tidak termanfaatkan dengan baik.
“Jalur sepeda yang diokupasi oleh kendaraan lain, ada jalur sepeda yang sudah tidak terawat, ada yang jalurnya tidak terhubung atau tidak tersambung, ada yang putus, begitu, ya,” jelas Prastowo.
Dari berbagai fakta dan masukan tersebut, dia mengungkapkan jajaran Pemprov DKI akan membahas persoalan tersebut dalam sejumlah rangkaian rapat.
Dia juga memastikan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo akan mengambil keputusan terkait jalur sepeda itu.
Baca juga: Pramono segera bahas soal jalur sepeda di DKI
Baca juga: DKI akan bangun jalur sepeda tambahan sepanjang 3,8 km
Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.