Jakarta (ANTARA) - Ketua DPR RI Puan Maharani mengatakan bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto yang menyinggung PDI Perjuangan pada Penyampaian Pengantar/Keterangan Pemerintah atas RUU tentang APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangannya, merupakan ajakan untuk membangun kekompakan.
Puan pun memahami bahwa upaya untuk membangun bangsa dan negara tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Meskipun ada perbedaan-perbedaan, Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan harus dilakukan bersama.
"Selama itu adalah untuk bangsa dan negara, ya tentu saja kita harus bisa kompak gitu, bersama-sama," kata Puan usai Rapat Paripurna yang berisikan penyampaian RAPBN 2027 oleh Presiden di kompleks parlemen, Jakarta, Jumat.
Terkait Presiden yang menyampaikan bahwa langkahnya juga merupakan "Marhaenisme", Ketua DPP PDIP itu menilai bahwa langkah yang dilakukannya juga akan sama selama untuk kepentingan rakyat.
Maka dari itu, dia mengatakan bahwa PDI Perjuangan juga akan bahu-membahu dan bergotong-royong selama kebijakan yang dilakukan pemerintah untuk kepentingan bangsa dan negara.
"Tentu saja PDI Perjuangan akan bahu-membahu, bergotong-royong untuk bersama-sama mendukung apa yang menjadi kebijakan pemerintah," katanya.
Sebelumnya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih kepada DPR RI atas kerja dan sinergi yang telah dilakukan dengan pemerintah.
Dia pun mengucapkan terima kasih secara khusus kepada PDI Perjuangan.
"Sebenarnya ini bukan Prabowonomics, ini Marhaen ini. PDIP susah tidak mendukung ini," kata Prabowo saat pidato pengantar RUU APBN Tahun Anggaran 2027 beserta Nota Keuangan di Gedung Parlemen, Jakarta.
Baca juga: Puan: Tidak boleh ada rakyat merasa jauh dari negara
Baca juga: Puan: APBN 2027 harus jaga daya beli masyarakat
Baca juga: Puan: RUU Perampasan Aset masih tunggu masukan bermakna masyarakat
Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Didik Kusbiantoro
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.