Jakarta (ANTARA) - Peneliti Indikator Politik Indonesia Bawono Kumoro menilai bahwa pidato Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI Tahun 2026 mendorong penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat.

Dia mengatakan bahwa IHSG menguat pada perdagangan Sesi I, Jumat, artinya pidato kenegaraan Presiden telah mendorong minat beli investor terutama terhadap saham-saham perusahaan BUMN.

"Pidato Presiden menjadi sentimen booster turut memperkuat minat beli sehingga kemudian direspons oleh pasar melalui kenaikan harga saham," kata Bawono di Jakarta, Jumat.

Dia menilai pidato Presiden Prabowo menegaskan komitmen pemerintah terhadap pembenahan BUMN-BUMN. Hal itu tentu menjadi salah satu faktor membuat minat beli investor lebih dahulu mengarah kepada saham-saham perusahaan pelat merah.

Menurut dia, penguatan IHSG hari ini seiring dengan pidato kenegaraan dari Presiden Prabowo meruntuhkan anggapan selama ini bila pidato Presiden akan selalu diikuti selalu dengan pelemahan IHSG.

Diketahui, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat sore ditutup menguat signifikan, dikarenakan pelaku pasar merespons target disiplin fiskal dan pertumbuhan ekonomi Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pada 2027.

IHSG ditutup menguat 100,12 poin atau 1,59 persen ke posisi 6.401,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 5,12 poin atau 0,82 persen ke posisi 632,28.

"Defisit yang menyempit, ditambah adanya ekspektasi akan pertumbuhan ekonomi tahun depan sebesar enam persen, tentu memenuhi ekspektasi harapan pelaku pasar dan investor," ujar Associate Director of Research and Investment Pilarmas Investindo Sekuritas Maximilianus Nico Demus alias Nico saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Prabowo: Tak boleh ada proyek beranggaran besar minim manfaat

Baca juga: Prabowo bertekad mulai bangun Giant Sea Wall di Pantai Utara Jawa

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.