Mataram (ANTARA) - Tim SAR gabungan mencari empat orang korban insiden terbakarnya kapal penumpang KMP Putri Yasmin di perairan Selat Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi mengatakan berdasarkan perkembangan terbaru operasi SAR terbakarnya KMP Putri Yasmin mencatat perubahan jumlah korban yang hilang.
Baca juga: Tim SAR kerahkan tiga kapal dan helikopter cari korban KMP Yasmin
"Dari lima orang yang sebelumnya dicari, satu di antaranya dipastikan selamat setelah dikonfirmasi tidak berada di dalam kapal saat insiden," ujarnya di Mataram, Jumat.
Ia mengatakan korban selamat atas nama I Ratu Agung Ayu Sekar (21), warga Mataram, telah dilaporkan kembali ke rumahnya dengan selamat oleh pihak keluarga.
"Berdasarkan informasi yang diterima Posko SAR, saudari Ayu memang sempat membeli tiket KMP Putri Yasmin, sehingga namanya tercatat di manifes. Namun, karena ada perubahan rencana, ia berangkat lebih awal pada 9 Agustus 2026 menggunakan kapal lain," terang Hariyadi.
Dengan adanya kejelasan informasi tersebut, jumlah korban yang masih dalam pencarian tim SAR gabungan kini tersisa empat orang.
"Seluruh korban merupakan Warga Negara Indonesia (WNI)," ujarnya.
Baca juga: SAR gabungan perluas area pencarian korban KMP Putri Yasmin
Baca juga: Ahli waris korban meninggal KMP Putri Yasmin dapat santunan Rp125 juta
Rincian identitas para korban yang belum ditemukan, yakni Yasir Arafat (37) warga Mataram, Selvina Rambu Mayi (28) asal Sumba, I Made Sutarjana (55) asal Denpasar, dan Slamet Yulianto (41) asal Denpasar.
"Pencarian dihentikan sementara pada Jumat sore dan akan kembali dilanjutkan pada Sabtu (15/8) pagi untuk memfokuskan pencarian terhadap empat korban yang belum ditemukan," katanya.
Pewarta: Nur Imansyah
Editor: Endang Sukarelawati
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.