Mexico City (ANTARA) - Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum pada Jumat (14/8) mengkritik pencabutan visa tokoh-tokoh masyarakat Meksiko oleh Amerika Serikat (AS) baru-baru ini, seraya menyebut langkah itu sebagai tindakan campur tangan politik.
Dalam sebuah konferensi pers di Istana Nasional, Sheinbaum mengatakan bahwa langkah-langkah imigrasi yang diterapkan pada orang-orang yang disebut terekspos secara politik, tidak menunjukkan keadilan internasional dan terutama mencerminkan dinamika internal serta tekanan politik.
Sheinbaum mengatakan bahwa jika pencabutan dokumen imigrasi tersebut benar-benar hanya didasarkan pada penuntutan pidana atau masalah keamanan, bukti harus diserahkan kepada pihak berwenang yang kompeten.
Sheinbaum mengatakan Meksiko mendorong kerja sama berdasarkan kesetaraan dan sikap saling menghormati terhadap keputusan internal masing-masing negara.
Sang presiden juga menegaskan kembali posisi Meksiko tentang intervensi asing, seraya mengatakan bahwa pembelaan kedaulatan nasional telah menjadi prinsip yang konsisten sejak abad ke-19.
Pewarta: Xinhua
Editor: Imam Budilaksono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.