New York (ANTARA) - Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS) Scott Bessent pada Kamis (13/8) mengatakan bahwa AS akan menerapkan langkah-langkah yang "belum pernah dilakukan sebelumnya" terhadap Iran.

"Pantau terus halaman ini untuk pengumuman-pengumuman selanjutnya yang akan dirilis pekan depan, karena kami akan menerapkan langkah-langkah yang belum pernah dilakukan sebelumnya dalam sejarah isolasi ekonomi terhadap suatu negara," kata Bessent dalam wawancara dengan program "Rob Schmitt Tonight" di Newsmax.

Bessent mengatakan Washington sedang meningkatkan kampanye finansial terhadap Teheran yang dimulai setelah Presiden AS Donald Trump mengaktifkan kembali kebijakan "tekanan maksimum"-nya tahun lalu dan memperkuatnya setelah peluncuran operasi militer terhadap Iran pada Februari.

Dia menambahkan bahwa Departemen Keuangan AS telah menargetkan "rekening bank, dompet kripto, dan aset-aset Iran di seluruh dunia, memutus aliran pembayaran ke para pemimpin rezim maupun pemerintah itu sendiri".

Bessent merujuk pada "Operation Epic Fury", kampanye militer gabungan AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari, dan menyatakan bahwa Departemen Keuangan AS kini beralih menuju apa yang disebutnya sebagai "Kemarahan Ekonomi".

Departemen Keuangan AS akan melakukan kombinasi antara isolasi ekonomi dan blokade berkelanjutan terhadap Selat Hormuz, kata Bessent.

Pewarta: Xinhua
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.