Jiangxi (ANTARA) - Chen Jianguo, sekretaris sebuah partai di Desa Beishan, Distrik Guangxin, Provinsi Jiangxi, China timur, membuka akun media sosial untuk memposting klip promosi hasil pertanian dan memanfaatkan siaran langsung untuk menjual produk pertanian warga setempat, demikian warta Xinhua.
Warga desa mengemas hasil panen mereka ke sesi siaran langsungnya satu demi satu, menciptakan pemandangan ramai yang mirip dengan pasar terbuka.
Karena e-commerce semakin banyak digunakan untuk meningkatkan pendapatan petani, anggota partai dan pejabat desa dimobilisasi untuk berpartisipasi aktif dalam penjualan siaran langsung.
Model siaran langsung di pasar perdesaan sangat cocok untuk desa-desa terpencil di mana penjualan hasil pertanian secara tradisional terhambat oleh konektivitas yang buruk.
Misalnya, di Kecamatan Shankou, daerah pegunungan sekitar 40 menit berkendara dari ibu kota kabupaten, banyak petani setempat sebelumnya kesulitan menjual hasil panen mereka, jelas Huang Yilun, seorang pejabat kecamatan.
Perpaduan antara e-commerce modern dengan praktik pasar konvensional ini membantu mengubah hasil panen lokal menjadi pendapatan yang lebih tinggi bagi para petani.
Saat ini, pasar itu beroperasi dengan model "kios offline + siaran langsung online". Pada malam hari, orang-orang desa mengumpulkan dan memilah hasil bumi. Pada besoknya, produk-produk tersebut dijual di pasar maupun melalui siaran langsung online.
Penerjemah: Xinhua
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.