Jakarta (ANTARA) - Warga di Jalan Assyafi’iyah RT 005/RW 03, Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur berinisiatif membangun Balai Warga setelah berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, BUMD PAM JAYA, dan berbagai unsur masyarakat dalam mewujudkan ikhtiar tersebut,
“Pembangunan kota akan lebih bermakna ketika dilakukan melalui kolaborasi antara warga, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan,” kata Presidium Prakarsa Warga, Lukman Hakim Piliang saat peletakan batu pertama Balai Warga di Jakarta, Sabtu.
Menurut dia kolaborasi seperti ini menjadi penting karena kebutuhan masyarakat tidak selalu dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah.
Ia menambahkan Balai Warga bukan sekadar bangunan fisik, melainkan ruang tumbuh bagi partisipasi, gotong royong, dan pemberdayaan masyarakat.
Menurut dia kolaborasi seperti ini menjadi penting karena kebutuhan masyarakat tidak selalu dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah.
"Ketika pemerintah memberikan dukungan kebijakan, warga mengambil inisiatif, dan dunia usaha maupun BUMD seperti PAM JAYA ikut menopang pembangunan, sebuah fasilitas publik dapat lahir dari semangat gotong royong,”katanya.
Menurut dia bagi warga sendiri, pembangunan ini bukanlah tujuan akhir.
"Balai Warga justru diharapkan menjadi titik awal tumbuhnya lebih banyak kegiatan, partisipasi, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat lingkungan," kata dia.
Baca juga: Percepat padamkan karhutla, Manggala Agni Riau nginap di rumah warga
Baca juga: Pemprov Jateng latih keterampilan kerja gratis lewat Biptak
Baca juga: Karhutla dekati pemukiman warga, Mangga Agni halau api di Bengkalis
Pewarta: Mario Sofia Nasution
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.